Hubungan pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri

DOI: https://doi.org/10.56922/quilt.v5i7.2009

Authors

  • Indah Trianingsih Politeknik Kesehatan Tanjung Karang
  • Nurlaila Nurlaila Politeknik Kesehatan Tanjung Karang
  • Estu Ayu Ningsih Politeknik Kesehatan Tanjung Karang
  • Resti Ayu Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Anemia Siklus Menstruasi Lama Menstruasi Remaja Putri

Abstract

Background: Anemia is a serious public health problem, especially among adolescent girls. Adolescent girls are susceptible to anemia due to iron loss during menstruation. Menstrual patterns, including cycle regularity and duration, are thought to contribute to the incidence of anemia when they are abnormal.

Purpose: To determine the relationship between menstrual patterns (cycle and duration) and the incidence of anemia in adolescent girls at Belalau 1 Senior High School, West Lampung.

Method: This quantitative study used a cross-sectional design. A sample of 96 10th-grade adolescent girls was selected using a purposive sampling technique. Data were collected using a questionnaire and hemoglobin levels were measured using the Easy-Touch GCHB device. Data were analyzed univariately and bivariately using the Chi-Square test.

Results: Statistical tests showed a significant relationship between the menstrual cycle and the incidence of anemia (p-value = 0.000; OR = 121.000), as well as a significant relationship between menstrual duration and the incidence of anemia (p-value = 0.000; OR = 56.533).

Conclusion: There is a significant relationship between menstrual patterns (cycle and duration) and the incidence of anemia in adolescent girls.

 

Keywords: Adolescent Girls; Anemia, Menstrual Cycle; Menstrual Duration.

 

Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius, terutama pada remaja putri. Remaja putri rentan mengalami anemia karena kehilangan zat besi selama menstruasi. Pola menstruasi, termasuk keteraturan siklus dan lamanya menstruasi, diduga berkontribusi terhadap kejadian anemia ketika berada dalam kondisi yang tidak normal.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pola menstruasi (siklus dan lama menstruasi) dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Belalau Lampung Barat.

Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross- sectional yang dilakukan pada populasi sebanyak 125 dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang remaja putri kelas X yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat easy-touch GCHB . Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.

Hasil: Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara siklus menstruasi dengan kejadian anemia (p-value = 0.000; OR = 121,000) serta terdapat hubungan yang signifikan antara lama menstruasi dengan kejadian anemia (p-value = 0,000; OR = 56,533).

Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola menstruasi (siklus dan lama menstruasi) dengan kejadian anemia pada remaja putri.

 

Kata Kunci: Anemia,Siklus Menstruasi; Lama Menstruasi; Remaja Putri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

gustia, J., Margareth, W., & Marbun, R. M. (2024). Hubungan Siklus Menstruasi, Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) Dan Asupan Vitamin C Dengan Status Anemia Pada Siswi SMAN 27 Jakarta. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Ilmu Gizi, 2(1), 44-63.

Andriani, D., & Hartinah, D. (2018). Hubungan periode penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dengan siklus menstruasi. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 9(2), 177-191.

Armah, N., Harahap, N. R., Syari, M., & Sipayung, N. A. (2021). Faktor yang berhubungan Dengan kejadian anemia pada remaja putri di Langkat. journal of Midwifery Senior, 5(1), 25-36.

Atik, N. S., Susilowati, E., & Kristinawati, K. (2022). Gambaran kadar hemoglobin pada remaja putri di SMK Wilayah Dataran Tinggi. Indonesia Jurnal Kebidanan, 6(2), 61-68.

Basith, A., Agustina, R., & Diani, N. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 5(1), 1-10.

Berliani, H., Maries, V. R., & Putri, A. R. A. (2024). Literature Review: Indeks Massa Tubuh Sebagai Faktor Terganggunya Siklus Menstruasi Pada Remaja. Midwifery Health Journal, 9(1), 69-84.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Lampung 2021. Lampung. Diakses dari: https://dinkeskotabalam.com/prof/DINAS_KESEHATAN.pdf

Dineti, A., Maryani, D., Purnama, Y., Asmariyah, A., & Dewiani, K. (2022). Hubungan Pola Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Wilayah Pesisir Kota Bengkulu: The Relationship of Menstrual Patterns with Anemia in Adolescent Women in Coastal Areas Bengkulu City. Jurnal Surya Medika (JSM), 8(3), 86-91.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Aksi bergizi: gerakan sehat untuk remaja masa kini. Diakses dari: https://kemkes.go.id/id/aksi-bergizi--gerakan-sehat-untuk-remaja-masa-kini

Khati, S. A. (2024). Hubungan Pola Menstruasi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMPN 6 Tapung Kabupaten Kampar. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(1), 263-269.

Kumalasari, D., Kameliawati, F., Mukhlis, H., & Kristanti, D. A. (2019). Pola Menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja. Wellness and healthy magazine, 1(2), 187-192.

Podungge, Y., Nurlaily, S., & Mile, S. Y. W. (2022). Buku Referensi Remaja Sehat, Bebas Anemia. Deepublish.

Putra, K. A., Munir, Z., & Siam, W. N. (2020). Hubungan kepatuhan minum tablet fe dengan kejadian anemia (hb) pada remaja putri di SMP Negeri 1 Tapen Kabupaten Bondowoso. Jurnal Keperawatan Profesional, 8(1), 49-61.

Sari, R. Y., Wisnuwardani, R. W., Hasnidar, H., & Wibowo, C. Y. (2025). Edukasi Dan Pengawasan Konsumsi Tablet Tambah Darah Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri: Studi Quasi Eksperimen: Education And Consumption Of Iron Supplement Tablets In Adolescent Girls: A Quasi-Experimental Study. Quality: Jurnal Kesehatan, 19(1), 8-16.

Silvia, A., Kartini, A., & Nugraheni, S. A. (2019). Hubungan asupan zat gizi (protein, zat besi, vitamin c) dan pola (Siklus, lama) menstruasi dengan kadar hemoglobin (Studi pada Remaja Putri di SMK Negeri 10 Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(4), 504-516.

Sugiyono. S. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta, Cv.

Suhariyati, S., Rahmawati, A., & Realita, F. (2020). Hubungan antara Pola Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Mahasiswi Prodi Sarjana Kebidanan Unissula Semarang. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 9(2), 195-203.

Utami, D. N. (2020). Hubungan Pola Menstruasi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Kokap 1 Kabupaten Kulon Progo Tahun 2020 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).

World Health Organization. (2015). The Global Prevalence Of Anemia in 2011. Geneva : World Health Organization, 2015. Diakses dari: https://www.who.int/publications/i/item/9789241564960

World Health Organization. (2022). Anemia in Women and Children. Diakses dari: https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/anaemia_in_women_and_children

Downloads

Published

2025-12-14