Implementasi cuci tangan dengan menggunakan metode gerak dan lagu pada anak sekolah dasar di SDN 02 Cahaya Mas

DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v5i2.899

Authors

  • Marliyana Marliyana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baitul Hikmah
  • Nurhayati Nurhayati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baitul Hikmah
  • Zunaya Riyan Amela Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baitul Hikmah

Anak Usia Sekolah Dasar Cuci Tangan Gerak dan Lagu

Abstract

Background: At the age of 6-12 years is a sensitive phase in the growth and development of children mentally and psychologically where in this phase it is very good to provide basic guidance on good behavior, so that children have basic knowledge in adapting to all aspects of life and make children have good and regular habits. The highest achievement data of educational institutions that behave in a clean and healthy lifestyle (PHBS) are in the work area of ​​Simpur Health Center, Tanjung Karang Pusat District (100%), the work area of ​​Korpri Health Center, Sukarame District (89.47%) and the work area of ​​Sukarame Health Center reached 37.04%.

Purpose: To determine the increase in knowledge in implementing proper hand washing while doing movements and accompanied by songs.

Method: Quantitative descriptive research based on field surveys. The subjects in this activity were students of SDN 02 Cahaya Mas, Sungkai Barat, North Lampung with random sampling getting 30 students to become respondents. The instrument used was a questionnaire recording sheet for observational and subjective assessments related to the act of washing hands properly and the act of washing hands before eating. Observational and subjective data were collected between before and after the intervention to see the number of respondents who benefited and increased knowledge so that they could apply the act of washing hands properly while moving and singing.

Results: Shows that the ability of respondents after being given education who have the ability to wash hands while moving and singing in the sufficient category is 4 (13.3%) and those who have the ability to wash hands while moving and singing in the good category are 26 (86.7%), while before being given education who have the ability to wash hands while moving and singing in the less category are 28 (93.3%) and those who have the ability to wash hands while moving and singing in the sufficient category are 2 (6.7%). This shows that there is an increase in the number of respondents who receive and can apply the education provided.

Conclusion: Providing education in the form of hand washing actions while doing movements and accompanied by songs is very effective and has a significant influence on improving students' abilities in implementing hand washing actions correctly.

Keywords: Elementary School Children; Hand Washing; Movement and Song

Pendahuluan: Pada usia anak 6-12 tahun adalah fase sensitif dalam tumbuh kembang anak secara mental psikologis dimana pada fase ini sangat baik untuk diberikan bimbingan dasar perilaku baik, sehingga anak memiliki pengetahuan dasar dalam beradaptasi dengan segala aspek kehidupan dan menjadikan anak memiliki kebiasaan yang baik dan teratur. Data pencapaian institusi pendidikan yang berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) tertinggi berada di wilayah kerja Puskesmas Simpur, Kecamatan Tanjung Karang Pusat (100%), wilayah kerja Puskesmas Korpri, Kecamatan Sukarame (89.47%) dan wilayah kerja Puskesmas Sukarame mencapai 37.04%.

Tujuan: Untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dalam penerapan cuci tangan dengan benar sambil melakukan gerak dan diringi lagu.

Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan berdasarkan survei lapangan. Subjek dalam kegiatan ini adalah siswa/siswi SDN 02 Cahaya Mas, Sungkai Barat, Lampung Utara dengan random sampling mendapatkan 30 siswa/siswi untuk menjadi responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner lembar pencatatan untuk penilaian secara observasional dan subyektif terkait tindakan cuci tangan dengan benar dan tindakan mencuci tangan sebelum makan. Data observasi dan subyektif dikumpulkan antara sebelum dan sesudah intervensi untuk melihat jumlah responden yang mendapatkan manfaat dan meningkatnya pengetahuan sehingga dapat menerapkan tindakan cuci tangan dengan benar sambil gerak dan lagu.

Hasil: Menunjukkan bahwa kemampuan responden sesudah diberikan edukasi yang memiliki kemampuan melakukan cuci tangan sambil gerak dan lagu dalam kategori cukup sebanyak 4 (13.3%) dan yang memiliki kemampuan melakukan cuci tangan sambil gerak dan lagu dalam kategori baik sebanyak 26 (86.7%), sementara itu sebelum diberikan edukasi yang memiliki kemampuan melakukan cuci tangan sambil gerak dan lagu dalam kategori kurang sebanyak 28 (93.3%) dan yang memiliki kemampuan melakukan cuci tangan sambil gerak dan lagu dalam kategori cukup sebanyak 2 (6.7%). Hal tersebut menunjukkan terdapat peningkatan jumlah responden yang menerima dan dapat menerapkan edukasi yang diberikan.

Simpulan: Memberikan edukasi berupa tindakan cuci tangan sambil melakukan gerak dan diiringi lagu sangat efektif dan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan siswa/siswi dalam menerapkan tindakan cuci tangan dengan benar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achsah, A., Nuswantara, I. R., Aurelly, S., Tiyas, W. R., Mukminin, A., & Sumanto, R. P. A. (2023). Sosialisasi Mencuci Tangan Pada Anak Usia Dini Guna Menumbuhkan Pembiasaan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di KB-TK Isriati Baiturrahman 2 Semarang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(4), 1-6.

Aminingsih, S. (2021). Penerapan Metode Bernyanyi Untuk Meningkatkan Kemampuan Cuci Tangan pada Anak Usia Sekolah. KOSALA: Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(1).

Anggraini, T., Wulandari, A., Bella, H. S., Anggraini, T. W., & Fetriasih, R. (2023). Dampak lingkungan sosial terhadap perkembangan psikologi anak. Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(4), 216-225.

Avelina, Y., & Conterius, R. E. (2023). Cegah Penyakit Dengan Enam Langkah Mencuci Tangan Yang Benar Di Sd Inpres Wairklau Kabupaten Sikka. Jurnal Abdimas Saintika, 5(2), 61-68.

Badan Pusat Statistik. (2019). Proporsi Populasi yang Mempunyai Kebiasaan Cuci Tangan yang Benar menurut Wilayah (Persen), 2018. Diakses dari: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTgxMyMy/proporsi-populasi-yang-mempunyai-kebiasaan-cuci-tangan-yang-benar-menurut-wilayah.html

Basri, S., Jastam, M. S., Amansyah, M., Widiastuty, L., Kahfi, M., & Ekasari, R. (2023). Clean and healthy living behavior (PHBS) education in school through Snakes and Ladders game. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 19(2), 203-212.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2016). Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Diakses dari: https://dinkes.lampungprov.go.id/profil-dinkes/

Handayani, L., & Afa, J. R. A. J. R. (2024). Penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di SDN 08 Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan. Veompuh Journal, 1(1), 36-39.

Husni, E., & Ramadany, S. (2019). Praktek Cuci Tangan Pakai Sabun Pada Siswa Sekolah Dasar 05 Nagari Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 2(4), 254-260.

Kulla, P. D. K., & Herawati, H. (2022). Edukasi Kesehatan Tentang Pola Hidup Sehat Cara Mencuci Tangan Yang Baik Dan Benar Pada Siswa Di Sit Fajar Hidayah Integrated Boarding School Blang Bintang Aceh Besar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan, 4(2), 174-179.

Kusumawardani, L. H., Rekawati, E., & Fitriyani, P. F. (2019). Improving diarrhoeal and clean and healthy living behaviour (PHBS) through collaboration socio-dramatic play (Ko-Berdrama) in school age children. Sri Lanka Journal of Child Health, 48(3).

Lestari, A., Yuliastuti, L. P. S., Maliga, I., Rafiah, R., Handayani, A. R., Hasifah, H., & Sholihah, N. A. (2024). Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan di Lingkungan SD Negeri Ai Limung. Jurnal Nusantara Berbakti, 2(1), 28-33.

Nasution, N. H., Harahap, O. F. M., & Meiranda, S. (2022). Penyuluhan Tentang Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun Dalam Rangka Peningkatan Personal Hygiene Pada Anak Di Tk Tursina Jaya Kelurahan Sitinjak. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 4(3), 153-157.

Notoatmojo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Rosyad, M. N. A., Aprilia, D., Faizah, I. N., Sundari, I. A., Mundriyastutik, Y., & Firmansyah, N. A. (2024). Edukasi Cuci Tangan Enam Langkah Sebagai Upaya Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak Usia Sekolah Di Sdn 2 Setrokalangan. Jurnal Abdimas Indonesia, 6(2), 121-129.

Samuel, M., Syaputri, D., Pratiwi, D., Tanjung, R., & Renny, D. (2022). Edukasi Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (Ctps) Pada Siswa Kelas IV, V Dan VI Di SDN 026147 Tahun 2021. Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi, 1(2), 36-45.

Sarmatan, G. T., & Blandina, O. A. (2023). Pengaruh Edukasi Kesehatan Menggunakan Gerak Dan Lagu Melalui Video Terhadap Perilaku Hand Hygine Pada Anak Di Sd Negeri Keke Kecamatan Tobelo Barat. LELEANI: Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat, 3(1), 13-21.

Situmeang, A. (2024). Pengaruh Promosi Kesehatan Cuci Tangan Pakai Sabun (Ctps) Melalui Media Video Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Siswa/I Sd Negeri 076720 Maluo Kabupaten Nias Selatan Tahun 2023. Sinergi: Jurnal Riset Ilmiah, 1(7), 550-558.

Suryatman, H. D. (2018). Peran lingkungan keluarga dan masyarakat dalam membentuk kepribadian dan perilaku sosial anak usia SMP di wilayah pesisir Mundu Kabupaten Cirebon. Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 7(2).

Suwanti, I., & Krisbiantoro, D. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Bernyanyi Terhadap Perilaku Cuci Tangan Yang Benar. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 11(2), 7-7.

Syafrawati, S., & Oktari, R. C. (2022). Edukasi Peningkatan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun Pada Siswa Taman Kanak-Kanak Di Kota Padang. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 5(3), 237-246.

Utami, D. T. (2018). Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Sosial Anak Usia 5-6 Tahun. Generasi Emas, 1(1), 39-50.

Wiritanaya, S., Wati, N., & Yanuarti, R. (2024). Edukasi Cara Mencuci Tangan Yang Baik dan Benar Di Sekolah Dasar Negri 67 Kota Bengkulu. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 5(1), 61-65.

World Health Organization. (2024). Health and Well-Being. The Global Health Observatory. Diakses dari: https://www.who.int/data/gho/data/major-themes/health-and-well-being

Yasin, Z., Nawawi, A., Devy, S. R., & Rahayu, S. (2025). The Effect of Family Clean and Healthy Living Behavior Education (PHBS) on the Prevention of Diarrhea in Toddlers. vol, 13, 94-102.

Downloads

Published

30.04.2025