Peningkatan pengetahuan tentang pola makan sehat dalam mengurangi risiko hipertensi di Desa Sungai Langka

DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v4i6.768

Authors

  • Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Ilmu Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Bayu Anggileo Pramesona Ilmu Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Sutarto Sutarto Ilmu Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Endro Prasetyo Wahono Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Faktor risiko Hipertensi Penyuluhan Pola makan

Abstract

Background: Hypertension is a condition in which a person experiences an increase in blood pressure above normal, namely systolic blood pressure of 140 mmHg which indicates the phase of blood being pumped by the heart and diastolic phase of 90 mmHg which indicates the phase of blood returning to the heart. Hypertension is influenced by several risk factors that cannot be changed and those that can be changed. Risk factors that can be changed include diet. In Pesawaran Regency, the number of residents aged >55 years, which is an age group at high risk for hypertension, is 14.86%.

Purpose: To increase knowledge about healthy eating patterns in reducing the risk of hypertension.

Method: The activity was carried out on Saturday, July 15, 2022, which was attended by 20 focus group discussion (FGD) cadres and the community in Sungai Langka Village, Gedong Tataan District. The design of this PKM activity consists of the formation of focus group discussions (FGD), making information media and direct outreach activities to the community. The target of the activity is to provide information and increase knowledge about healthy eating patterns that can prevent hypertension.

Results: It was found that before the counseling, the majority of cadres were very poor and adequate in understanding the influence of healthy eating patterns on preventing hypertension, namely 7 (35.0%) respectively, while after the counseling, there was an increase in understanding the influence of healthy eating patterns on preventing hypertension to good as many as 10 (50.0%) and very good 10 (50.0%). The participants were quite enthusiastic in following the counseling activities with interactive discussions and direct questions and answers to get an explanation of the problem of hypertension.

Conclusion: Counseling activities (PKM) on healthy eating patterns have a great influence on increasing knowledge about hypertension in the community and the implementation of healthy eating patterns has a positive influence on efforts to reduce the risk of hypertension.

Keywords: Counseling; Diet; Hypertension; Risk factors

Pendahuluan: Hipertensi adalah keadaan seseorang yang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yaitu tekanan darah fase sistolik 140 mmHg yang menunjukkan fase darah yang sedang dipompa oleh jantung serta fase diastolik 90 mmHg yang menunjukkan fase darah yang kembali ke jantung. Hipertensi dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko yang tidak dapat diubah dan yang dapat diubah. Faktor risiko yang dapat diubah diantaranya adalah pola makan. Di Kabupaten Pesawaran jumlah penduduk yang berusia >55 tahun, yang merupakan golongan usia yang berisiko tinggi untuk menderita hipertensi, sebanyak 14.86%.  

Tujuan: Meningkatkan pengetahuan tentang pola makan sehat dalam mengurangi resiko kejadian hipertensi.

Metode: Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 15 Juli 2022 yang dihadiri oleh 20 orang kader focus group discussion (FGD) dan masyarakat di Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan. Rancangan kegiatan PKM ini terdiri dari pembentukan focus group discussion (FGD), pembuatan media informasi dan kegiatan penyuluhan langsung kepada masyarakat. Sasaran kegiatan adalah memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan tentang pola makan sehat yang dapat mencegah hipertensi.

Hasil: Mendapatkan bahwa sebelum dilakukan penyuluhan mayoritas kader sangat kurang dan cukup dalam memahami pengaruh pola makan sehat terhadap pencegahan kejadian hipertensi yaitu masing-masing sebanyak 7 (35.0%) sedangkan setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan pemahaman pengaruh pola makan sehat terhadap pencegahan kejadian hipertensi menjadi baik sebanyak 10 (50.0%) dan sangat baik 10 (50.0%). Para peserta cukup antusias dalam mengikuti jalannya kegiatan penyuluhan dengan adanya diskusi interaktif dan tanya jawab langsung untuk mendapat penjelasan mengenai permasalahan hipertensi.

Simpulan: Kegiatan penyuluhan (PKM) tentang pola makan sehat sangat berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan tentang hipertensi pada masyarakat dan penerapan pola makan sehat memberikan pengaruh positif terhadap upaya dalam mengurangi resiko hipertensi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Assari, S., & Zare, H. (2025). Diminished Returns of Educational Attainment on Hypertension Prevalence among American Indian and Alaska Native Adults: National Health Interview Survey 2023. Global journal of cardiovascular diseases, 4(1), 11.

Azizi, Z., Linder, S., Ruiz, M. D. C. M., Alipour, P., Raparelli, V., Norris, C. M., & Pilote, L. (2025). Assessing the relationship between sex, gender, and hypertension: A federated analysis of European and Canadian Public Health Surveys. Medicine, 104(6), e41021.

Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. (2021). Provinsi Lampung Dalam Angka 2021. Diakses dari: https://lampung.bps.go.id/id/publication/ 2021/02/26/443c020eb6a33a394e6d3df4/provinsi-lampung-dalam-angka-2021.html

Conklin, A. I., & Guo, P. N. (2024). Gender and Social Connections as Determinants of Hypertension: A Systematic Review of Longitudinal Studies. Reviews in Cardiovascular Medicine, 25(11), 424.

Dhianawaty, D. (2017). Profil Tekanan Darah dan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Nelayan di Desa Kanci Kulon, Kecamatan Astana Japura (Kabupaten Cirebon). Jurnal Pengabdian kepada masyarakat, 1(2).

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Lampung 2021. Diakses dari: https://www.scribd.com/document/614590834/Profil-Kesehatan-Provinsi-Lampung-Tahun-2021-Compressed

Fakhriyah, F., Athiyya, N., Jubaidah, J., & Fitriani, L. (2021). Penyuluhan hipertensi melalui whatsapp group sebagai upaya pengendalian hipertensi. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(2), 435-442.

Harniati, E. D., Kusniati, R., Arti, D. W. K., Failasufa, H., & Sahiroh, E. (2024). Pemeriksaan Fisik dan Penyuluhan Hipertensi pada Keluarga di Kelurahan Sendangmulyo. JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 14(1).

Hien, H. A., Tam, N. M., Minh, H. V., Thang, T. B., Hoang, L. P., Heytens, S., & Tien, H. A., (2025). Factors influencing medication adherence among hypertensive patients in primary care settings in Central Vietnam: A cross-sectional study. PloS one, 20(1), e0307588.

Inyangetuk, R. S., Sebastián, M. S., Heecharan, J., Ori, B., Zimmet, P., Söderberg, S., & Rodríguez, O. F., (2024). Prevalence and risk factors of hypertension in Mauritius: A cross-sectional study. PLOS global public health, 4(12), e0003495.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Nasional RISKESDAS 2018. Diakses dari: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf

Maluwa, C., Kapira, S., Chuljerm, H., Parklak, W., & Kulprachakarn, K. (2025). Determinants of hypertension-related knowledge, attitude, and practices (KAP) among caregivers in Neno, rural Malawi: A cross-sectional study. Heliyon, 11(1).

Manalu, S. P., Hasibuan, N. H., Sari, Y. A., & Nadhira, A. C. (2023). Penyuluhan Hipertensi di Desa Perkebunan Tanjung Kasau Kabupaten Batu Bara. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4), 1430.

Nurochman, M. A., Sudaryanto, W. T., & Debi, S. S. (2024). Penyuluhan Hipertensi Kepada Pengunjung Posyandu RW 14 Kelurahan Sumber. Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 3(1), 126-132.

Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia. (2019). Konsensus penatalaksanaan hipertensi 2019. Indonesian Society Hipertensi Indonesia, 1-90. Diakses dari: https://syazilimustofa.wordpress.com/wp-content/uploads/2019/02/slide-konsensus-penatalaksanaan-hipertensi-2019-inash.pdf

Setianingsih, A., & Nuradhiani, A. (2024). Penyuluhan Hipertensi Pada Pra-Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Taktakan Kota Serang. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 3(1), 44-48.

Sofiana, L., Puratmadja, Y., Sari, B. S. K., Pangulu, A. H. R., & Putri, I. H. (2018). Pengetahuan tentang hipertensi melalui metode penyuluhan. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 171-176.

Staessen, J. A., Wang, J., Bianchi, G., & Birkenhäger, W. H. (2003). Essential hypertension. The Lancet, 361(9369), 1629-1641.

Sushma, K. S., Kumar, S., Gujjarlapudi, C., Srividya, V. B., Verma, M., Jothula, N., Yadav, K., Jaswal, N., & Goel, S. (2025). Unhealthy behaviours associated with uncontrolled hypertension among adults in India-Insights from a national survey. PloS one, 20(1), e0310099. Diakses dari: https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0310099

Taiwo, O. J., Akinyemi, J. O., Adebayo, A., Popoola, O. A., Akinyemi, R. O., Akpa, O. M., & Owolabi, M. (2025). Geo-behavioural predictors of diagnosed hypertension in Igbo Ora Area, Oyo State, Nigeria. BMC Public Health, 25, 461.

Downloads

Published

11.03.2025