Penyuluhan kesehatan tentang penyakit hipertensi pada lansia

DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v1i2.50

Authors

  • Adilla Nesya Putri Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati
  • Sri Suharti Akademik Keperawatan Baitul Hikmah

Hipertensi Lansia Penyuluhan

Abstract

Hypertension is defined by the Joint National Committee on Detection (JIVC) as a pressure higher than 140/90 mmHg and is classified according to its degree of severity, ranging from normal high blood pressure (BP) to malugary hypertension. Hypertension is categorized as mild when the diastolic pressure is between 105 and 114 mmHg. And severe hypertension when the diastolic pressure is 115 mmhg or more. The goal of hypertension counseling is to increase the knowledge of the elderly about the dangers of hypertension, the importance of pandemic and the dangers if the home with health protocol during the Covid 19 pandemic and the dangers if the home environment is no clean.Participants who attended were 6 people. The place used is in accordance with the plan that was made using the equipment during outreach such as flipcharts and leaflets. The result of this activity can increase the knowledge of the elderly about hypertension .  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afid, M. D., & Nurmasitoh, T. (2016). Efek konsumsi daging kambing terhadap tekanan darah. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(185-90).

Al Faruq, M. M., & Adiningsih, S. (2015). Pola konsumsi energi, protein, persen lemak tubuh dan aerobic endurance atlet renang remaja. Media Gizi Indonesia, 10(2), 117-122.

Arda, Z. A., & Mustapa, M. (2018). Hipertensi dan faktorrisikonya di puskesmas motolohu kabupaten pohuwato. Gorontalo Journal of Public Health, 1(1), 032-038.

Artiyaningrum, B. (2001). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi tidak terkendali pada penderita yang melakukan pemeriksaan rutin di puskesmas kedung mundu kota semarang tahun 2014 (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang).

Azhari, M. H. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Makrayu Kecamatan Ilir Barat II Palembang. JurnalAisyah: Jurnal IlmuKesehatan, 2(1), 23-30.

Fitrina, Y. (2014). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Lanjut Di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Sikolos Kecamatan Padang Panjang Barat Tahun 2014. 'AFIYAH, 1(2)

Junaedi, E., Yulianti, I. S., & Rinata, M. G. (2013). Hipertensi kandas berkat herbal. FMedia.

Komaling, J. K., Suba, B., & Wongkar, D. (2013). Hubungan mengonsumsi alcohol dengan kejadian hipertensi pada laki-laki di desaTompasobaru II kecamatan tompaso baru kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Keperawatan, 1(1).

Lailli, N. F., & Restyana, A. (2020). Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Hipertensi pada pasien Lansia di Kelurahan Semampir Kota Kediri Tahun 2018. Java Health Jounal, 5(2).

Mahmudah, S., Maryusman, T., Arini, F. A., & Malkan, I. (2015). Hubungan gaya hidup dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Kelurahan Sawangan Baru Kota Depoktahun 2015. Biomedika, 7(2).

Putri, F., & Sitorus, R. J. (2019). Determinan kejadian hipertensi Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Karya Jaya Palembang (Doctoral dissertation, Sriwijaya University).

Roshifanni, S. (2016). Risiko Hipertensi Pada Orang Dengan Pola Tidur Buruk. Jurnal Berkala Epidemiologi, 4(3), 408-419.

Setyawan, A. B. (2017). Hubungan antaraTingkat Stres dan Kecemasan dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Klinik Islamic Center Samarinda. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 67-75.

Sugiharto, A. (2007). Faktor-faktor risiko hipertensi grade II pada masyarakat (studikasus di kabupaten Karang anyar) (Doctoral dissertation, program PascasarjanaUniversitasDiponegoro).

Downloads

Published

10.07.2021