Edukasi pencegahan tuberculosis (TBC) pada anak di wilayah kerja Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung

DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v4i3.493

Authors

  • Setiawati Setiawati Program StudI Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Rika Juana Program StudI Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Rama Rajasa Ferlanda Alam Program StudI Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Anggun Istawala Program StudI Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Ray Krisna Dhitya Program StudI Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Hilda Meilinda Safitri Program StudI Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Muhammad Irgi Program StudI Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Maida Saputri Program StudI Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Muhammad Syamsul Muarif Program StudI Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Dewi Kusumaningsih Program StudI Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Aryanti Wardiyah Program StudI Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati
  • Linawati Novikasari Program StudI Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Anak Pencegahan Penularan tuberculosis Tuberculosis

Abstract

Background: Tuberculosis can be transmitted to children when active TB sufferers cough, talk, sneeze, sing, or speak without a mask or personal protective equipment. It is estimated that more than 20,000 cases of childhood tuberculosis occur in Indonesia each year. Indonesia is the country with the second highest number of tuberculosis cases in the world after India. Given that this disease is a dangerous disease, there needs to be sufficient public awareness and understanding of this disease.

Purpose : Increase public knowledge about preventing TB transmission in children.

Method: Implementation of activities using the lecture method, namely presenting material on preventing tuberculosis in children to participants by conducting interactive discussions. Education is also provided by providing instructions on how to prevent tuberculosis transmission in children. The supporting media used are leaflets and banner stands.

Results: In this community service activity, most participants were able to answer well and understood the material presented. This program will be continued to find out how successful it is in increasing knowledge and its application in the work area of ​​the Kedaton Health Center, Bandar Lampung City. Participants were also enthusiastic about asking questions about the material provided.

Conclusion: Educational activities to prevent TB transmission in children are very effective in increasing parental knowledge in protecting children from the negative impacts of tuberculosis transmission.

Keywords: Children; Prevention; Tuberculosis transmission; Tuberculosis.

Pendahuluan: Penyakit TBC dapat menular pada anak ketika penderita TBC aktif batuk, berbicara, bersin, bernyanyi, atau berbicara tanpa masker atau alat pelindung diri. Diperkirakan lebih dari 20.000 kasus tuberculosis anak terjadi di Indonesia setiap tahunnya. Indonesia merupakan negara dengan jumlah kasus tuberculosis tertinggi kedua di dunia setelah India. Mengingat penyakit ini merupakan penyakit yang berbahaya, maka perlu adanya kesadaran dan pemahaman masyarakat yang cukup terhadap penyakit ini.

Tujuan: Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penularan TB pada anak-anak.

Metode: Pelaksanaan kegiatan dengan metode ceramah yaitu mempresentasikan materi mengenai pencegahan tuberculosis pada anak kepada para peserta dengan melakukan diskusi interaktif. Edukasi diberikan juga dengan memberikan petunjuk mengenai cara pencegahan penularan tuberculosis pada anak. Dengan media bantu yang digunakan adalah leaflet dan stand banner.

Hasil: Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, sebagian besar peserta dapat menjawab dengan baik dan cukup memahami dari materi yang disampaikan. Program ini akan dilanjutkan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilannya yang adanya peningkatan pengetahuan dan penerapannya di wilayah kerja Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung. Peserta juga berantusias melakukan tanya jawab mengenai materi yang diberikan.

Simpulan: Kegiatan edukasi pencegahan penularan TB pada anak sangat efektif dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam melakukan perlindungan terhadap anak dari dampak buruk penularan tuberculosis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, K. N. (2020). Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Pada Kasus Tbc Paru Di Rsi Sakinah Mojokerto (Doctoral dissertation, STIKes Bina Sehat PPNI).

Hasina, S. N. (2020). Pencegahan Penyebaran Tuberkulosis Paru Dengan (BEEB) Batuk Efektif dan Etika Batuk Di RW. VI Sambikerep Surabaya. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 322-328.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Who Luncurkan Kursus Tuberkulosis Anak. Diakses dari: Https://Sehatnegeriku.Kemkes.Go.Id/Baca/Blog/20240110/5544712/Who-Luncurkan-Kursus-Tuberkulosis-Anak/#:~:Text=Laporan Global Tuberculosis Report 2023,Persen Dari Beban Tbc Global.

Khairunnisa, C., Sahputri, J., Kautsar, M., & Rahman, A. (2023). Pembinaan Kader Kesehatan dan Peningkatan Pengetahuan Orang Tua dalam Deteksi Dini Tuberkulosis pada Anak di Desa Reuleut Timu Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 87-96.

Mira, A., Dedi, A., & Viki, Y. (2022). Hubungan Jenis Kelamin Dan Ventilasi Dengan Kejadian Tb Paru Primer Pada Pasien Di Puskesmas Andalas Padang Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Mercusuar.

Pratama, A. D. (2021). Efektivitas Active Cycle Of Breathing Technique (Acbt) Terhadap Peningkatan Kapasitas Fungsional Pada Pasien Bronkiektasis Post Tuberkulosis Paru. Jurnal Vokasi Indonesia, 9(1), 7.

Pudyastuti, R. R., Kariyadi, K., Nuryani, S., Horhoruw, A., & Tomasoa, J. (2024). Pengaruh Buku Saku Pencegahan Tuberkulosis Bagi Anak Terhadap Peningkatan Pengetahuan di SD Banguntapan Bantul Yogyakarta. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 6070-6082.

Purba, E. R., Manangsang, F., Rumaseb, E., Gultom, E., Wicaksono, N., Tumei, L. S., ... & Yokhu, T. R. (2021). Peningkatan Pengetahuan Ibu dalam Upaya Pencegahan Tuberculosis pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Sentani. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(3), 802-807.

Putrianti, W. A., Giftarina, B., Batari, A. N. A. Z. P., Ferdinan, L. F., Putri, I. D. A., Setiawan, Y., & Chaidir, L. (2024). Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Media Visual Poster di Posyandu Jatinangor Terkait Penyakit Tuberkulosis pada Anak. Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 364-377.

Rahmawati, N., Yulanda, N. A., Ligita, T., Ghifari, M. I., & Puspita, A. M. (2023). Edukasi Tentang Pencegahan Penularan Tb Pada Anak Dengan Si “Comel”. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 4(3), 501-509.

Downloads

Published

24.12.2024