Asuhan Keperawatan nyeri sendi akibat asam urat dengan teknik range of motion di Desa Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran
DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v4i3.459
Asam urat Latihan range of motion (ROM) Nyeri sendi
Abstract
Background : Gout is a disease caused by the accumulation of monosodium urate crystals in the body. As many as 81% of Indonesia's population suffers from joint disease, but only 24% go to the doctor. The country with the highest number of joint disorders compared to other countries is Indonesia. The results of interviews with the Lempasing Health Center found that gout was ranked fourth in the Lempasing community with a total of 50 people in 2023.
Purpose : To provide nursing care for gout-related joint pain with the range of motion (ROM) technique.
Method : This research design uses descriptive research with a nursing care approach, which includes assessment, nursing diagnosis, intervention, implementation and evaluation. Interventions include teaching non-pharmacological techniques: joint range of motion (ROM) exercises, measuring blood pressure, calculating RR, calculating pulse, measuring temperature and checking uric acid levels, advising clients to rest regularly.
Results: After nursing care was carried out for 3 days with a duration of 20 minutes per meeting, it was found that there was a significant decrease in pain felt by both respondents from pain scale 4 and 5 (moderate pain) to 2 and 1 (mild pain).
Conclusion: Range of motion (ROM) techniques can reduce joint pain in gout sufferers.
Suggestion: it is hoped that families with gout sufferers can apply range of motion exercises when sufferers feel pain in their joints due to increased levels of uric acid in the body.
Keywords: Gout; Joint pain; Range of motion (ROM) exercises
Pendahuluan: Asam urat merupakan suatu penyakit yang diakibatkan karena penimbunan kristal monosodium urat didalam tubuh. Sebanyak 81% penduduk Indonesia menderita penyakit persendian, namun hanya 24% yang berobat ke dokter. Negara dengan jumlah gangguan sendi terbanyak dibandingkan negara lain adalah Indonesia. Hasil wawancara dengan pihak puskesmas lempasing didapakan bahwa penyakit asam urat menduduki peringkat keempat diderita oleh masyarakat lempasing dengan jumlah 50 orang pada tahun 2023.
Tujuan: Memberikan asuhan keperawatan nyeri sendi akibat asam urat dengan teknik range of motion (ROM).
Metode: Desain penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan, yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Intervensi berupa mengajarkan teknik non farmakologi: latihan rentang gerak sendi (ROM), mengukur tekanan darah, menghitung RR, menghitung nadi, mengukur suhu dan mengecekan kadar asam urat, menyarankan partisipan untuk beristirahat teratur.
Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari dengan durasi 20 menit setiap pertemuan, didapatkan hasil bahwa terdapat penurunan yang signifikan terhadap nyeri yang dirasakan oleh kedua responden dari nyeri skala 4 dan 5 (nyeri sedang) menjadi 2 dan 1 (nyeri ringan).
Simpulan: Teknik range of motion (ROM) dapat menurunkan nyeri sendi pada penderita asam urat.
Saran: diharapkan keluarga dengan penderita asam urat dapat menerapkan latihan range of motion pada saat penderita merasakan nyeri pada persendian akibat meningkatnya kadar asam urat dalam tubuh
Downloads
References
Adrian, R., Tinungki, Y. L., & Tooy, G. C. (2021). Asuhan Keperawatan Pada Salah Satu Anggota Keluarga Dengan Gangguan Mobilitas Fisik Akibat Gout Artritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Tahuna Barat. Jurnal Ilmiah Sesebanua, 5(1), 9-13.
Andrlani, B., & Indriati, P. A. (2013). Pengaruh Range Of Motion (Rom) Aktif Terhadap Kekuatan Otot Ekstremitas Atas Lansia. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 1(8).
Fauzan, A., & Kusumawati, Y. (2017). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT), Asupan Purin dan Olahraga dengan Kejadian Gout Arthritis pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjungsari Pacitan (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Data dan informasi profil kesehatan indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses dari: https://repository.kemkes.go.id/book/1093
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Menilai Rasa Sakit dengan Skala Nyeri. Diakses dari: https://www.alodokter.com/menilai-rasa-sakit-dengan-skala-nyeri
Notoatmodjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta. Jakarta. Indonesia.
Nurhasanah, A., Trismiyana, E., & Pribadi, T. (2023). Latihan rentang gerak sendi (ROM) untuk menurunkan nyeri sendi pada pasien dengan asam urat tinggi. JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports, 3(1), 8-14.
Sety, J. S. L. O. M. (2018). faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asam urat pada usia 20-44 tahun di RSUD Batheramas provinsi sulawesi tenggara tahun 2017. Jimkesmas, 3(2), 1-13. Diakses dari: https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/3925
Shahlysa, S. S. (2015). Pengaruh Range of Motion (ROM) terhadap Nyeri Sendi pada Lansia (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 JOURNAL OF Public Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








