Sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi mobile untuk monitoring kualitas hidup bayi
DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v6i6.4112
Edukasi kesehatan Monitoring kesehatan bayi Sosialisasi aplikasi mobile Tumbuh kembang bayi
Abstract
Background: Infancy is a crucial period in the human life cycle, characterized by rapid physical, cognitive, and emotional growth and development. An infant's quality of life serves as a key indicator for assessing a child's health and well-being from an early stage. Monitoring this quality of life is still largely done manually for instance, through entries in Maternal and Child Health (MCH) booklets or based on parental recall. These methods often present challenges, such as incomplete data and delays in detecting health issues.
Purpose: To enhance the knowledge and skills of healthcare workers, health volunteers, and parents regarding the use of digital technology to monitor child growth and development.
Method: This initiative involved interactive education and training conducted on May 18, 2026, at the Vivin Zahlia Independent Midwifery Practice (TPMB) in Barombong District, Gowa Regency, South Sulawesi. The activity aimed to teach pregnant women, breastfeeding mothers, parents of infants (aged 0–24 months), Posyandu volunteers, and supporting healthcare workers how to identify infant growth and development milestones using a digital application. Participants included 25 parents of infants, 4 Posyandu volunteers, and 1 midwife. Participant knowledge and understanding were assessed using a one-group pretest-posttest design, with questionnaires administered before (pretest) and after (posttest) the educational session. The evaluation results were analyzed descriptively to assess the success of the education and training on using the mobile application for monitoring child growth and development.
Results: The activity demonstrated an increase in participants' knowledge regarding the importance of monitoring infant quality of life and improved their ability to use the mobile application for tracking infant health. Most participants were able to accurately input data, interpret infant growth charts, understand age-appropriate developmental indicators, and utilize reminder features for immunizations and health check-ups. Participants also reported that the application was user-friendly and practical, facilitating a more systematic approach to recording infant health data compared to manual methods.
Conclusion: This activity positively impacted public health digital literacy and strengthened collaboration among health workers, community health volunteers, and families in ensuring continuous infant health monitoring. The mobile application made the monitoring process faster, more accurate, and better documented; it also supports the early detection of growth and developmental issues, enabling timely interventions.
Suggestion: It is recommended that community health volunteers or health facilitators conduct periodic educational activities so that the use of the mobile application for monitoring child growth and development can benefit a wider segment of the community.
Keywords: Health education; Infant health monitoring; Infant growth and development; Mobile application dissemination
Pendahuluan: Masa bayi merupakan periode yang sangat penting dalam siklus kehidupan manusia karena pada fase ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, baik secara fisik, kognitif, maupun emosional. Kualitas hidup bayi menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kondisi kesehatan dan kesejahteraan anak sejak dini. Pemantauan kualitas hidup bayi masih banyak dilakukan secara manual, seperti melalui pencatatan di buku kesehatan ibu dan anak (KIA) atau berdasarkan ingatan orang tua. Cara ini sering kali menimbulkan kendala, seperti data yang tidak lengkap, keterlambatan dalam mendeteksi gangguan kesehatan.
Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan, kader kesehatan, serta orang tua dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pemantauan tumbuh kembang anak.
Metode: Kegiatan ini merupakan edukasi interaktif dengan intervensi pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2026 di TPMB Vivin Zahlia, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sasaran kegiatan ini adalah memberikan cara mengidentifikasi tumbuh kembang bayi melalui aplikasi digital pada ibu hamil, ibu menyusui, orang tua bayi (0–24 bulan) dan kader Posyandu atau tenaga kesehatan pendamping. Peserta kegiatan terdiri dari 25 orang tua bayi, 4 orang kader Posyandu, dan 1 orang Bidan. Pengukuran tingkat pengetahuan dan pemahaman partisipan dilakukan dengan pendekatan one group pretest and posttest design menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah kegiatan edukasi (posttest). Hasil evaluasi ini di analisa secara deskriptif untuk menilai keberhasilan kegiatan edukasi dan pelatihan penggunaan aplikasi mobile dalam memantau tumbuh kembang anak.
Hasil: Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pentingnya monitoring kualitas hidup bayi dan meningkatnya kemampuan peserta dalam mengoperasikan aplikasi mobile sebagai media pemantauan kesehatan bayi. Sebagian besar peserta mampu melakukan input data dengan benar, membaca grafik pertumbuhan bayi, memahami indikator perkembangan sesuai usia, serta memanfaatkan fitur pengingat untuk imunisasi dan kunjungan kesehatan. Peserta juga menyatakan bahwa aplikasi mudah digunakan, praktis, serta membantu proses pencatatan kesehatan bayi secara lebih sistematis dibandingkan pencatatan manual.
Simpulan: Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital kesehatan masyarakat serta memperkuat kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader, dan keluarga dalam melakukan pemantauan kesehatan bayi secara berkesinambungan. Dengan adanya aplikasi mobile, proses monitoring menjadi lebih cepat, akurat, terdokumentasi dengan baik, serta dapat mendukung deteksi dini masalah pertumbuhan dan perkembangan bayi sehingga intervensi dapat dilakukan secara tepat waktu.
Saran: Diharapkan kepada kader atau tenaga pendamping kesehatan untuk memberikan kegiatan edukasi secara berkala, sehingga penggunaan aplikasi mobile untuk monitoring tumbuh kembang anak dapat bermanfaat pada masyarakat yang lebih luas.
Downloads
References
Amalia, A. (2026). PREGNANCY APP: panduan cerdas memaksimalkan teknologi digital untuk menjaga kesehatan ibu dan janin di era modern. Afdan Rojabi Publisher.
Anggraini, Y., & Lestari, A. (2025). Edukasi media leaflet terhadap pengetahuan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas pada remaja. Jurnal Ragam Pengabdian, 2(2), 353-358.
Aprillia, O., Gufran, N., & Yarni, L. (2023). Perkembangan masa bayi. Jurnal Kajian Dan Penelitian Umum, 1(6), 221-233.
Fitriahadi, E., Wahyuntari, E., Satriyandari, Y., Mufdlilah, M., & Jamal, A. (2025). Deteksi dini balita resiko stunting menggunakan inovasi smart sensor bracelet (SErBet) berbasis internet of medical things. CV Eureka Media Aksara.
Hasanah, L. N. (2022). Gizi dalam siklus kehidupan. Yayasan Kita Menulis.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pentingnya Seribu Hari Pertama Kehidupan. Diakses dari: https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3486/pentingnya-seribu-hari-pertama-kehidupan
Lisdayanti, M. (2025). Pemanfaatan internet dalam meningkatkan literasi digital bagi siswa SMA Negeri 6 Palu (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu).
Makharani, F. (2022). Asuhan kebidanan pada balita dengan perkembangan bicara dan bahasa meragukan di tempat praktik mandiri bidan Linda Septiana Lampung Timur (Doctoral dissertation, Poltekkes Tanjungkarang).
Nabila, M., & Harahap, M. (2025). Guru cakap digital: panduan literasi digital untuk pengajaran di Sekolah Dasar. Penerbit Adab.
Nurhidayah, D. N. (2021). Efek pemberian zink terhadap pertumbuhan anak umur 24–60 bulan dengan gangguan pertumbuhan (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Pristya, T. Y., & Amalia, R. (2020). Edukasi dengan media leaflet dalam upaya peningkatan pengetahuan ibu tentang pembalut kain. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 3(2).
Rahmawati, A. A., Hariastuti, F. P., & Saraswati, D. E. (2026). Optimalisasi kesehatan ibu pada masa kehamilan dan menyusui melalui edukasi berbasis media digital. Jurnal Abdimas Indonesia, 6(3), 1419-1428.
Rambe, N. L., Sebayang, W., & Hutabarat, E. N. (2020). Pemantauan pertumbuhan & perkembangan anak berbasis teknologi. Deepublish.
Sahariah, S., Irnawan, S. M., Bila, S., Normawati, N., Fitriani, F., & Sulkipli, S. (2025). Edukasi digital: pemanfaatan aplikasi primaku untuk mendorong perubahan perilaku orang tua dalam memantau tumbuh kembang balita. Jurnal Medika: Medika, 4(4), 2153-2161.
Samuel, S., Estuti, W., Vimala, D., & Safitri, S. (2025). Pedoman penilaian stunting pada balita untuk kader Posyandu. CV Eureka Media Aksara.
Sari, R. W., & Yunus, M. (2025). Inovasi digital untuk deteksi dini dan pencegahan stunting. Penerbit NEM.
Sulaksono, D. H., Prabiantissa, C. N., Yuliastuti, G. E., & Hapsari, D. P. (2025). Pemanfaatan aplikasi sehat ibu dan anak melalui imunisasi (SEHATI) sebagai media digital pemantauan kesehatan ibu dan anak Di Klinik Bidan Delima Surabaya. Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 145-152.
Susanti, P. A., Hadjaat, M., Wasil, M., & Susilawati, A. D. (2023). Meningkatkan literasi teknologi di masyarakat pedesaan melalui pelatihan digital. Jurnal Abdimas Peradaban, 4(2), 12-21.
Wahyuni, T., Putri, D. W., Anas, R., Syafitri, D., & Hidayat, H. (2024). Aspek perkembangan masa pertumbuhan bayi dan peran lingkungan dalam jenjang anak pendidikan dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(04), 238-247.
World Health Organization. (2026). Child growth standards. Diakses dari: https://www.who.int/tools/child-growth-standards
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL of Public Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








