Pendidikan kesehatan penatalaksanaan tersedak pada keluarga yang memiliki balita di Perumnas Wayhalim Bandar Lampung

DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v3i3.361

Authors

  • Yufia Lensi Prodi Keperawatan Universitas Malahayati
  • Riska Wandini Prodi Keperawatan Universitas Malahayati
  • Aryanti Wardiyah Prodi Keperawatan Universitas Malahayati

Pendidikan Kesehatan; Tersedak; Balita

Abstract

Background: High risk in toddlers under 5 years old is very high risk for choking. Toddlers will explore and put foreign objects into their mouths so that they can easily choke. The prevalence of choking incidents in the Wayhalim area in 2021 was 67 toddler incidents and 2 toddlers died due to choking. Meanwhile, in 2022, from January to April, the number of choking incidents was 22 cases and 1 case died due to choking.

Purpose: To implement interventions and discussions and to increase knowledge of choking management in families with toddlers.

Method: This activity was carried out by providing health promotion using lecture techniques.

Results: The average pre-intervention knowledge was 40.4% <50.0% lower than post-intervention knowledge of 82.8%>75%.

Conclusion: There was an increase before health education was carried out and after health promotion was given.

Keywords: Choking; Health Education; Toddlers.

Pendahuluan: Risiko tinggi pada anak usia balita kurang 5 tahun sangat berisiko tinggi untuk mengalami tersedak. Balita akan mengeksplorasi dan memasukkan benda-benda asing ke dalam mulutnya sehingga dengan mudah mengalami tersedak. Prevelensi kejadian tersedak di Wilayah Wayhalim pada tahun 2021 sebanyak 67 kejadian balita dan terdapat 2 balita meninggal dunia karena tersedak. Sedangkan pada tahun 2022 terhitung dari bulan Januari sampai bulan April angka kejadian terseak sebanyak 22 kasus dan 1 kasus meninggal disebabkan karena tersedak.

Tujuan: Untuk penerapan intervensi dan pembahasan serta dapat meningkatkan pengetahuan tatalaksana tersedak pada keluarga yang memiliki balita.

Metode:  Kegiatan ini dilaksanakan dengan diberikan promosi kesehatan menggunakan teknik ceramah.

Hasil: Rata-rata pengetahuan pre- intervensi sebesar 40.4% <50.0% lebih rendah dibandingkan pengetahuan post intervensi sebesar 82,8% >75%.

Simpulan: Ada peningkatan sebelum dilakaukan pendidikan kesehatan serta setelah diberikan promosi kesehatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adila, D. R., & Niriyah, S. (2019). Tersedak Pada Bayi Pengalaman Ibu Dalam Penanganan Tersedak Pada Bayi. Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences, 8(2), 89-95.

Aty, Y. M. V., & Deran, M. K. (2021). Literatur Review: Edukasi Penanganan Tersedak pada Anak. Bima Nursing Journal, 2(2), 82-89.

Ayu, S. O. (2020). Efektifitas Pemberian Penyuluhan Kesehatan Dengan Metode Demonstrasi Terhadap Keterampilan Ibu Dalam Penanganan Tersedak Pada Anak Usia 2-5 Tahun Di Tk Negeri Pembina Ngawi. STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun.

Dwi, S., & Prihatiningsih, D. (2015). Pengaruh Edukasi Keluarga tentang Pencegahan dan Penanganan Tersedak pada Anak terhadap Pengetahuan dan Ketrampilan Keluarga Dusun Ngebel RT 09 Tamantirto Kasihan Bantul. STIKES'Aisyiyah Yogyakarta.

Ernawati, R., Muflihatin, S. K., & Wahyuni, M. (2021). Peningkatan Pengetahuan Dan Ketrampilan Guru Tk Aba Terhadap Tanggap Bahaya Tersedak (Choking). Journal of Community Engagement in Health, 4(1), 188-194.

Harigustian, Y. (2020). Tingkat Pengetahuan Penanganan Tersedak Pada Ibu Yang Memiliki Balita di Perumahan Graha Sedayu Sejahtera. Jurnal Keperawatan Akper Yky Yogyakarta, 12(3), 162-169.

Jainurakhma, J., Hariyanto, S., Mataputun, D. R., Silalahi, L. E., Koerniawan, D., Rahayu, C. E., & Rahmiwati, R. (2021). Asuhan Keperawatan Gawat Darurat: Yayasan Kita Menulis.

Margaretta, S. S., & Isnaeni, E. (2022). Pelatihan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan orang tua dalam penanganan tersedak pada bayi. The Shine Cahaya Dunia Ners, 7(01), 72-80.

Mulyani, I., & Fitriana, N. F. (2020). Pengaruh pemberian edukasi menggunakan audio visual (video) pada ibu terhadap pengetahuan penanganan tersedak balita. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu, 8(2), 87-93.

Murti, V. K. (2019). Pengaruh metode pendidikan kesehatan demonstrasi dengan media short education movie (sem) terhadap perilaku perawatan luka pada anak usia sekolah penelitian quasi-eksperimental. Universitas Airlangga,

Ningsih, S. (2020). Gambaran tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang penanganan tersedak asi pada bayi.

Pandegirot, J. S., Posangi, J., & Masi, G. N. (2019). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Penanganan Tersedak Terhadap Pengetahuan Ibu Menyusui. Jurnal Keperawatan, 7(2).

Pasaribu, S. I. H. (2021). Literature review: Gambaran pengetahuan dan pelaksanaan bantuan hidup dasar perawat gawat darurat di instalasi gawat darurat (IGD).

Rahayu, S. F., & Anggeriyane, E. (2022). Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Anak Tersedak (Choking) di Madrasah Ibtidaiyah Al Furqan Muhammadiyah Cabang 3 Banjarmasin. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 5(1), 49-54.

Rahmawati, R., & Suryani, S. (2019). Studi Kasus Pengetahuan Orangtua Tentang Pertolongan Pertama Choking Pada Balita Di Desa Geyer Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan. The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan, 4(1).

Ramdani, M. L. (2020). The Influence of Health Education about Handling Choking on Children through Booklet Media on the Knowledge Level of Posyandu Cadres in Karangsari Village. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia [JIKI], 4(1), 11-25.

Rasman, R., Setioputro, B., & Yunanto, R. A. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan pertolongan pertama tersedak pada balita dengan media audio visual terhadap self efficacy ibu balita. Jurnal Ners, 6(1), 31-39.

Rillyani, S., Eliya, R., & Wandini, R. (2019). Penyuluhan Kesehatan Penanganan Resiko Anak Tersedak di Dusun 02 Aryo Jipang Kelurahan Sukajaya Lempasing Lampung Selatan. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 183-186.

Santoso, T., Rizqiea, N. S., & Suparmanto, G. (2022). Hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pengetahuan ibu tentang bahaya tersedak pada anak usia pra sekolah di TK Islam Albarokah Surakarta. Universitas Kusuma Husada Surakarta.

Sari, A. S., & Saputro, Y. A. (2015). Pengaruh Edukasi Keluarga tentang Pencegahan Perawatan Cedera Tersedak pada Anak terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Keluarga. E JOurnal STKIP PGRI Pacitan, 5, 118-138.

Siregar, N., & Pasaribu, Y. A. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Orangtua tentang Penanganan Pertama Pada Anak yang Tersedak di Huta III Kabupaten Simalungun. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 563-566.

Soekidjo, N. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Syafei, A. (2021). Pendidikan kesehatan tentang bantuan hidup dasar dengan metode simulasi terhadap keterampilan mahasiswa. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 11(21), 6-12.

Tarigan, A. B. B. (2019). Gambaran pengetahuan ibu terhadap pertolongan pertama pada batita tersedak di Desa Tuntungan II

Utomo, Y. W. (2019). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap psikomotorik ibu dalam penanganan sumbatan benda asing pada balita. DIII Keperawatan. Jurnal Kesehatan, Muhammadiyah Surakarta.

Wahyuni, E. D., Yasmara, D., Sriyono, S., Dewi, Y. S., Kurniawati, N. D., Laili, N. R., & Qona’ah, A. (2019). Pemberdayaan masyarakat (guru dan orang tua) tanggap bahaya tersedak di KB-TK Khadijah Surabaya: Community Empowerment (Teachers and Parents) to Respond Choking Hazard in KB-TK Khadijah Surabaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 5(1), 25-31.

Downloads

Published

13.01.2024