Optimalisasi manajemen diri melalui senam Ce’Esi (cegah hipertensi) sebagai upaya pengendalian tekanan darah
DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v6i3.3349
Hipertensi Non-farmakologi Senam pencegahan hipertensi Tekanan darah
Abstract
Background: Hypertension is a non-communicable disease that is a global health problem. Regularly performing hypertension prevention exercises, a maximum of three times a week, will provide indirect health benefits by improving heart function, lowering blood pressure, and increasing the energy needs of cells, tissues, and organs.
Purpose: To determine the effect of Ce'Esi exercises on lowering blood pressure in hypertensive patients.
Method: The community service activity was conducted in the Muka Community Health Center (Puskesmas) work area in Cianjur Regency. A pre-experimental design approach with a one-group pre-test and post-test was used to assess changes in blood pressure after the exercise intervention in the target group. A purposive sampling technique was used to select 20 individuals with hypertension as respondents. The intervention, Ce'Esi (Prevent Hypertension) exercises, was performed collaboratively under the guidance of a team of counselors. The exercises lasted approximately 30 minutes, consisting of a warm-up, core movements, and a cool-down. The intensity of the exercises was adjusted to the participants' abilities and was performed with light to moderate movements to ensure safety for those with hypertension. Blood pressure measurements were taken before and after the Ce'Esi (Prevent Hypertension) exercise intervention, with systolic blood pressure ≥140 mmHg considered normal and diastolic blood pressure ≥90 mmHg considered normal. Measurements were taken twice, with an interval of 1-2 minutes, and the average value was taken to obtain more accurate results. Blood pressure measurements were taken again after participants completed the exercise and rested for 10-15 minutes to observe changes in blood pressure after the intervention.
Results: The average age of respondents was 43.10 years with a standard deviation of ±7.79 years. The majority of respondents were between 45 and 59 years of age (55.0%). The majority of respondents were female (70.0%). Pre-intervention systolic/diastolic blood pressure measurements showed 20 respondents in the high category (100.0%), but there was a proportional change after the intervention, with 12 respondents (60.0%) in the normal category and 8 respondents (40.0%) in the high category.
Conclusion: Ce'Esi exercises are highly effective in reducing systolic and diastolic blood pressure in hypertensive patients. Ce'Esi exercises are a highly effective, easy, and inexpensive non-pharmacological therapy for hypertensive patients in controlling blood pressure.
Suggestion: It is hoped that Ce'Esi exercises can be implemented as a component of community service programs by students and lecturers in efforts to manage hypertension in the community. It is hoped that Ce'Esi exercises can be performed regularly, either collectively or individually, by hypertension sufferers in the Muka Community Health Center area, especially by Caringin residents, and become a mandatory routine.
Keywords: Blood pressure; Hypertension; Hypertension prevention exercises; Non-pharmacological
Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Senam pencegahan hipertensi yang dilakukan secara rutin maximal 3 kali dalam seminggu akan memberikan manfaat bagi kesehatan secara tidak langsung akan memberikan efek peningkatan fungsi jantung dan menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kebutuhan energi oleh sel, jaringan dan organ dalam tubuh.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh senam Ce’Esi terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Muka, Kabupaten Cianjur. Menggunakan pendekatan pre-experimental design dengan rancangan one group pre-test dan post-test untuk melihat perubahan tekanan darah setelah diberikan intervensi senam pada kelompok sasaran. Dengan teknik purposive sampling mendapatkan 20 orang yang mengidap hipertensi untuk menjadi responden. Intervensi berupa senam Ce’Esi (Cegah Hirpertensi) yang dilakukan secara bersama-sama dengan dipandu oleh tim penyuluh. Senam dilakukan selama ±30 menit yang terdiri dari pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan. Intensitas senam disesuaikan dengan kemampuan peserta dan dilakukan dengan gerakan ringan hingga sedang agar aman bagi penderita hipertensi. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa senam Ce’Esi (Cegah Hipertensi) dengan ketentuan dimana jka tekanan darah sistolik tinggi ≥140 mmHg ˃normal dan tekanan darah diastolik tinggi ≥90 mmHg˃ normal. Pengukuran dilakukan sebanyak dua kali, dengan selang waktu 1-2 menit, kemudian diambil nilai rata-ratanya untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Pengukuran tekanan darah kembali dilakukan setelah peserta selesai melakukan senam dan beristirahat salama 10-15 menit untuk melihat perubahan tekanan darah setelah intervensi.
Hasil: Menunjukkan bahwa usia rata-rata responden adalah 43.10 tahun dengan simpangan baku ±7.79 tahun dan mayoritas responden berada di rentang usia 45-59 tahun yaitu sebesar 55.0%. Sedangkan jenis kelamin responden, sebagian besar adalah perempuan yaitu sebesar 70.0%. Data pengukuran tekanan darah sistolik/diastolik responden sebelum intervensi adalah sebanyak 20 responden dalam kategori tinggi (100.0%) dan terdapat perubahan secara proporsional setelah intervensi menjadi sebanyak 12 responden (60.0%) dalam kategori normal dan sebanyak 8 responden (40.0%) dalam kategori tinggi.
Simpulan: Senam Ce’Esi sangat berpengaruh dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi. Senam Ce’Esi merupakan terapi non-farmakologi yang sangat efektif, mudah dan murah bagi penderita hipertensi dalam mengendalikan tekanan darah.
Saran: Diharapkan bahwa senam Ce’Esi ini dapat dilakukan sebagai komponen program pengabdian masyarakat oleh pelajar dan dosen dalam upaya penatalaksanaan hipertensi di masyarakat. Senam Ce’Esi diharapkan dapat dilakukan secara rutin bersama–sama maupun individu oleh para penderita hipertensi di wilayah Puskesmas Muka, khususnya oleh para warga Caringin dan menjadikannya rutinitas yang harus dilakukan.
Downloads
References
Abdul, D. F. & Nurhayati, N. (2022). Penerapan Senam Hipertensi Pada Lansia Untuk Menurunkan Tekanan Darah di Wilayah Kerja Puskesmas Maccini Sawah Kota Makassar Tahun 2022. Jurnal Mitrasehat, 12(2), 167-175.
Aghdash, S. A., Joudyian, N., Jafari, S., Karami, S., & Rezapour, R. (2025). Assessing Community-Based interventions effectiveness on hypertension prevention and control: A systematic review and Meta-Analysis. BMC Public Health, 25(1), 3253.
Awalia, M., Yuliza, E., & Daeli, W. (2024). Pengaruh Konsumsi Buah Pisang Ambon Dan Diit Rendah Garam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Usia Lanjut Di Desa Babakan Karet Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur Tahun 2023. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 3(1), 32–46. Diakses dari: https://prin.or.id/index.php/JURRIKE/article/download/2737/2475
Ayu, S. A., Dewi, S. K., Utami, N., Anggraeni, R., & Nuryani, S. (2023). Upaya Peningkatan Manajemen Diri Penderita Hipertensi Melalui Senam Ce'Esi (Cegah Hipertensi) Di Wilayah Kerja Puskesmas Cijedil. Cugenang”: Upaya Peningkatan Manajemen Diri Penderita Hipertensi Melalui Senam Ce'Esi (Cegah Hipertensi) Di Wilayah Kerja Puskesmas Cijedil, Cugenang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini, 2(2), 100-112.
Basuki, S. P. H., & Barnawi, S. R. (2021). Pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah pada komunitas lansia Desa Petir Kecamatan Kalibagor, Banyumas. Sainteks, 18(1), 87-93.
Cheraghi, Z., Naei, B. A., Cheraghi, P., & Irani, A. D. (2025). The global prevalence of uncontrolled hypertension: a systematic review and meta-analysis. BMC Public Health, 25(1), 4259.
Dewi, A. S. (2024). Asuhan Keperawatan Pada Tn. B Dengan Intervensi Kombinasi Posisi High Fowler Dan Terapi Oksigen Untuk Meningkatkan Pertukaran Gas Pada Penyakit Trauma Thorax.
Fulka, R., Ludiana, L. & Sari, S. A. .(2024). Application Of Hypertension Exercise On Blood Pressure In Hypertension Patients In The Work Area Of Purwosari Metro Puskesmas. Jurnal Cendikia Muda, 4(3), 440-447.
Handayani, N. F., Haryanto, J., & Sari, D. W. (2025). Factors Influencing Blood Pressure Control in Older Adults Hypertension: A Systematic Review. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(1), 939-946.
Hejazi, K., Iraj, Z. A., Saeidi, A., Hackney, A. C., Laziri, F., Suzuki, K., & Hassane, Z. (2025). Differential effects of exercise training protocols on blood pressures and lipid profiles in older adults patients with hypertension: A systematic review and meta-analysis. Archives of gerontology and geriatrics, 131, 105737.
Hidayat, C. T. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan hipertensi dan senam hipertensi terhadap tekanan darah pada lansia di Desa Jenggawah dan Ajung Kabupaten Jember. Jurnal Penelitian IPTEKS, 6(1), 16-21.
Istiqomah, A. N., Syahputra, G. W., Yuliastuti, I., Yuliana, N. S., Laksono, R., Wulandari, T., & Setiawan, C. (2023). Edukasi Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Lansia Di Kantor Pimpinan Daerah Aisyiyah Banjarsari Kota Surakarta. Empowerment Journal, 3(2), 66-71.
Keasley, J., Oyebode, O., Shantikumar, S., Proto, W., McGranahan, M., Sabouni, A., & Kidy, F. (2020). A systematic review of the burden of hypertension, access to services and patient views of hypertension in humanitarian crisis settings. BMJ global health, 5(11).
Kosassy, S. M., Mulya, A. P., & Risdawati, R. (2023). Pengaruh Senam Hipertensi terhadap Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi di Puskesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi. Malahayati Nursing Journal, 5(9), 3189-3199.
Sobarina, D., Rohimah, S., & Ginanjar, Y. (2022). Literature Review Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Lansia. Juwara Galuh: Jurnal Mahasiswa Keperawatan Galuh, 1(1), 39-46.
Verma, N., Rastogi, S., Chia, Y. C., Siddique, S., Turana, Y., Cheng, H. M., & Kario, K. (2021). Non‐pharmacological management of hypertension. The Journal of Clinical Hypertension, 23(7), 1275-1283.
World Health Organization. (2025). Hypertension. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
Wulandari, A., Sari, S. A., & Ludiana, L. (2023). Penerapan Relaksasi Benson Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di RSUD jendral Ahmad Yani Kota Metro tahun 2022. Jurnal Cendikia Muda, 3(2), 163-171.
Xia, T., Zhao, F., & Nianogo, R. A. (2022). Interventions in hypertension: systematic review and meta-analysis of natural and quasi-experiments. Clinical hypertension, 28(1), 13.
Zhou, B., Larco, R. M. C., Danaei, G., Riley, L. M., Paciorek, C. J., Stevens, G. A., & Breckenkamp, J. (2021). Worldwide trends in hypertension prevalence and progress in treatment and control from 1990 to 2019: a pooled analysis of 1201 population-representative studies with 104 million participants. The lancet, 398(10304), 957-980.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL of Public Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








