Kegiatan edukasi kesehatan mental berbasis e-booklet untuk meningkatkan pengetahuan dan menurunkan kecemasan akademik remaja

DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v6i3.3183

Authors

  • Rafika Dora Wijaya STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Agnes Defvi Romayanti Simarmata STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Rohanah Rohanah STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Muayah Muayah STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Siti Fadillah STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Edukasi kesehatan E-booklet Kecemasan akademik Pengetahuan Remaja

Abstract

Background: Adolescent mental health is a crucial aspect that influences students' learning process, social development, and quality of life. One common problem experienced by adolescents is academic anxiety due to study pressure, grade demands, and the burden of schoolwork. Low mental health literacy among adolescents results in students lacking understanding of how to manage academic stress healthily.

Purpose: To increase mental health knowledge and reduce academic anxiety through an e-booklet-based educational program for students.

Method: The program was implemented in 2025 at SMK PGRI Balaraja Tangerang, involving 105 vocational high school students as respondents. The goal was to provide literacy about mental health and academic anxiety levels to students. The program used an educational and participatory approach consisting of preparation, implementation, and evaluation stages. Education was delivered through interactive lectures, discussions, Q&A sessions, and relaxation technique simulations using an e-booklet accessed via students' smartphones. Evaluation used a pre-test and post-test to measure students' levels of academic knowledge and anxiety before and after the intervention. The evaluation results were analyzed using the Wilcoxon test and presented descriptively regarding the increase in mental health literacy and changes in respondents' levels of academic anxiety.

Results: The majority of students (92 respondents, 87.6%) were 17 years old, with 57 respondents (54.3%) being female. The results of the activity showed an increase in students' knowledge, categorized as good, from 17.1% to 74.3%. Furthermore, the level of high academic anxiety decreased from 25.8% to 4.7% after receiving e-booklet-based mental health education.

Conclusion: E-booklet-based mental health education is effective in increasing students' knowledge and reducing academic anxiety in adolescents. The e-booklet is considered effective because it is easily accessible, engaging, and can be independently reviewed by students. This program can be a promotional and preventive effort to increase mental health literacy and reduce academic anxiety in school adolescents.

Suggestion: Schools are expected to continue regular mental health education programs through activities and counseling to help students understand the importance of maintaining mental health. Teachers and other educational staff are also expected to be more active in providing psychological support to students experiencing academic anxiety.

Keywords: Academic anxiety; E-booklet; Health education; Knowledge; Teenager

Pendahuluan: Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting yang memengaruhi proses belajar, perkembangan sosial, dan kualitas hidup siswa. Salah satu masalah yang sering dialami remaja adalah kecemasan akademik akibat tekanan belajar, tuntutan nilai, dan beban tugas sekolah. Rendahnya literasi kesehatan mental pada remaja menyebabkan siswa kurang memahami cara mengatasi stres akademik secara sehat.

Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan mental dan menurunkan kecemasan akademik melalui program edukasi berbasis e-booklet pada siswa.

Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2025 di SMK PGRI Balaraja Tangerang dengan melibatkan 105 siswa/siswi SMK untuk menjadi responden. Sasarannya adalah pemberian literasi tentang kesehatan mental dan tingkat kecemasan akademik pada siswa. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang terdiri dari tahap persiapan, implementasi, dan evaluasi. Edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta simulasi teknik relaksasi menggunakan media e-booklet yang diakses melalui smartphone siswa. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kecemasan akademik siswa sebelum dan sesudah intervensi. Hasil evaluasi di analisa Wilcoxon test dan disampaikan secara deskriptif mengenai peningkatan literasi kesehatan mental dan perubahan tingkat kecemasan akademik responden. 

Hasil: Menunjukkan bahwa mayoritas siswa berusia 17 tahun yaitu sebanyak 92 responden (87.6%), sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 57 responden (54.3%) Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa kategori baik dari 17.1% menjadi 74.3%. Selain itu, tingkat kecemasan akademik kategori tinggi menurun dari 25.8% menjadi 4.7% setelah diberikan edukasi kesehatan mental berbasis e-booklet.

Simpulan: Edukasi kesehatan mental berbasis e-booklet efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan siswa dan menurunkan kecemasan akademik pada remaja. Media e-booklet dinilai efektif karena mudah diakses, menarik, dan dapat dipelajari kembali secara mandiri oleh siswa. Program ini dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental serta menurunkan kecemasan akademik pada remaja sekolah.

Saran: Sekolah diharapkan dapat melanjutkan program edukasi kesehatan mental secara rutin melalui kegiatan maupun bimbingan konseling agar siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental. Guru dan tenaga pendidik juga diharapkan lebih aktif dalam memberikan dukungan psikologis kepada siswa yang mengalami kecemasan akademik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bülbül, K., & Odacı, H. (2023). Analysis of studies about academic anxiety: A thematic review. Psikiyatride Güncel Yaklaşımlar, 15(2), 370-384.

Casañas, R., Castellvi, P., Gil, J. J., Torres, M. T., Barón, J., Teixidó, M., & Jo, L. (2022). The effectiveness of a “EspaiJove. net”-a school-based intervention programme in increasing mental health knowledge, help seeking and reducing stigma attitudes in the adolescent population: a cluster randomised controlled trial. BMC public health, 22(1), 2425.

Caviola, S., Toffalini, E., Giofrè, D., Ruiz, J. M., Szűcs, D., & Mammarella, I. C. (2022). Math performance and academic anxiety forms, from sociodemographic to cognitive aspects: A meta-analysis on 906,311 participants. Educational Psychology Review, 34(1), 363-399.

Fasimi, R. H., Rahayuning, R. T., & Pratiwi, R. D. (2023). Pengaruh Edukasi Media Booklet Dan Sms Pengingat Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Preeklampsia Di Jalur Pipa Gas Kota Pamulang Timur. Prosinding Senantias, 4(1), 714–719.

Juniarni, L., & Mulia, S. (2024). Literasi First Aid And Psychological Support Berbasis E-Book Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja Di Smp 4 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jurnal Abdimas Sains, 1(1).

Kaygı, A., Yapılan, Ü., Analizi, Ç., & Tematik, B. (2023). Analysis of Studies about Academic Anxiety : A Thematic Review. Psikiyatride Güncel Yaklaşımlar-Current Approaches in Psychiatry, 15(2), 370–384.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Suvei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Laporan Tematik SKI 2023, 965. Diakses dari: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/

Kristari, P. P. (2026). Pengaruh Edukasi Menggunakan Media E-Booklet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Preeklampsia Di Puskesmas Cepiring (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Sultan Agung).

Li, D., Li, W., Lin, X., & Zhu, X. (2025). Associations between overprotective parenting style and academic anxiety among Chinese high school students. BMC psychology, 13(1), 231.

Mehta, P., Moore, S. L., Bull, S., & Kwan, B. M. (2021). Building MedVenture–A mobile health application to improve adolescent medication adherence–Using a multidisciplinary approach and academic–industry collaboration. Digital Health, 7, 20552076211019877.

Mkubwa, B., Angwenyi, V., Nzioka, B., Newton, C. R., Sijbrandij, M., & Abubakar, A. (2024). Knowledge, attitudes, and practices on child and adolescent mental health among healthcare workers in sub-Saharan Africa: a scoping review. International Journal of Mental Health Systems,

Mujiati, D. W., Muslim, S., & Febriana, R. (2021). Developing e-booklet for online advertising: A need analysis on enterpreneurship education. Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(1), 34-42.

Muryono, S., Ningrum, A. P., Hafifah, H., AS, A. S. N., Brawijayanti, G., & Valentino, L. P. (2025). Pendekatan Cognitive Behavior Therapy untuk mengatasi kecemasan akademik mahasiswa: literatur review. Jurnal Fokus Konseling, 11(1),

Nikmah, A., Supadi, J., & Setiadi, Y. (2022). The Effect of Nutrition Education with E-Booklet Media on Knowledge and Attitude About Anemia in Adolescent Girls at SMP N 1 Gemuh, Kendal Regency. Journal of Nutrition Science, 3(1), 9-13.

Notoatmojo. (2021). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. EGC.

Pakpahan, M., Siregar, D., Susilawaty, A., Tasnim, T., Mustar, M., Ramdany, R., Manurung, E. I., Sianturi, E., Tompunu, M. R. G., Sitanggang, Y. F. & Maisyarah. M. (2021). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Cetakan 1. Yayasan Kita Menulis. Diakses dari: https://kitamenulis.id/ /promosi-kesehatan-dan-perilaku-kesehatan/

Permatasari, S. A., & Prasetyawati, W. (2023). Efforts to Overcome Adolescent Academic Anxiety through Intervention Programs with a Cognitive-Behavioral Therapy Approach. Bisma The Journal of Counseling, 7(1), 130-137.

Sutema, I. A. M. P., Suryaningsih, N. P. A., Reganata, G. P., & Widowati, I. G. A. R. (2023). The effect of e-booklet education on treatment behaviour of tuberculosis patients at Denpasar City health centre. Pharmacy Education, 23(2), 163-167.

Wijaya, R. D., Betty, B., Alifia, E. P., & Sayyidah, S. (2025). Pengaruh Edukasi Gizi Dengan Media Komik Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Anemia. Edu Dharma Journal: Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat, 9(1), 41-52.

Wijaya, R. D., Puspita, R. R., & Rohanah, R. (2025). Pengembangan prototype sistem informasi kesehatan dan 3d pageflip e-modul terhadap pengetahuan dan sikap preventif kuratif anemia. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(8), 2262-2270.

Wijaya, R. D., Rohanah, R. & Puspita, R. R. (2025). Transformasi Edukasi Kesehatan Remaja Melalui Prototype Sistem Informasi Kesehatan Dan 3d Pageflip. Diakses dari: https://www.dutasains.com/product.php?id_buku=BU-126.

World Health Organization. (2025). Mental health of adolescents. Key facts. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health.

Yulianingsih, E., Yanti, F. D., & Hulawa, D. (2023). Health Education Using Booklet to Increase Knowledge on Anemia among Adolescent Girls. Embrio: Jurnal Kebidanan, 15(1), 57-62.

Zhang, J., & Zeng, Y. (2024). Effect of college students’ smartphone addiction on academic achievement: The mediating role of academic anxiety and moderating role of sense of academic control. Psychology Research and Behavior Management, 933-944.

Downloads

Published

16.05.2026