Penerapan terapi non-farmakologi sebagai pengendalian rasa mual dan muntah pada pasien post operasi laparotomi
DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v6i1.2714
Mual dan muntah Promosi kesehatan Post operasi laparotomi Terapi akupresur
Abstract
Background: The most common complication after surgery, or postoperative nausea and vomiting (PONV), is nausea and vomiting. Treatment can be provided either pharmacologically with medications or non-pharmacologically through lifestyle modifications, physical activity, and simple therapies to address complaints arising from postoperative side effects. One non-pharmacological treatment that can be provided is acupressure therapy. For patients prone to nausea and vomiting, acupressure therapy, applied by pressing the PC6 and ST36 points, can be used as an alternative to manage PONV.
Purpose: To provide knowledge about the application of acupressure therapy to reduce nausea and vomiting in patients who have undergone laparotomy surgery.
Method: This activity was conducted in January 2026 at the Iman Sudjudi Pavilion, Gatot Soebroto Army Central Hospital. This qualitative research, using a case study approach, involved nursing care in the form of acupressure for postoperative patients experiencing nausea and vomiting (PONV). The intervention was given in the form of acupressure therapy at the Pericardium point (PC6) located on the inner wrist and the Stomach point (ST36) located below the knee after 2 hours of surgery. Measurements in the assessment used the Rhodes Index of Nausea, Vomiting and Retching (RINVR) which was given before the intervention (pre-test) and 7 hours after the intervention (post-test). Descriptive analysis was conducted to evaluate the effectiveness of the intervention and changes in the level of nausea and vomiting after acupressure therapy.
Results: Measurement data using the RINVR instrument showed a decrease in scores from 7 before the intervention to 1 after. Subjective evaluations indicated a decrease in nausea, no vomiting, and an improved appetite. Objectively, respondents were able to correctly perform acupressure at points PC6 and ST36.
Conclusion: The application of acupressure therapy at points PC6 and ST36 was highly effective in controlling nausea and reducing the incidence of vomiting in post-laparotomy patients. Acupressure therapy is an alternative solution as an effective non-pharmacological method for post-laparotomy patients, accelerating the recovery of bodily functions, preventing complications, and improving the patient's quality of life.
Suggestion: Healthcare workers are encouraged to implement non-pharmacological therapies for patients, particularly post-laparotomy patients, as a complementary approach, and to educate the public about acupressure therapy for managing pain, nausea, and vomiting after laparotomy surgery.
Keywords: Acupressure therapy; Health promotion; Nausea and vomiting; Post-laparotomy surgery
Pendahuluan: Komplikasi yang paling umum setelah operasi atau postoperative nausea and vomiting (PONV) adalah mual muntah. Penanganan dapat diberikan baik secara farmakologi yaitu dengan obat-obatan atau secara non-farmakologi melalui pengaturan pola hidup, aktivitas fisik dan terapi yang dapat dilakukan secara sederhana sebagai upaya penanganan mengenai keluhan yang ditimbulkan karena efek samping dari tindakan post operasi. Sebuah upaya penanganan non-farmakologi yang dapat diberikan adalah terapi akupresur. Untuk pasien yang rentan terhadap gejala mual dan muntah, terapi akupresur dilakukan dengan penekanan pada titik PC6 dan ST36 yang dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengatasi PONV.
Tujuan: Untuk memberikan pengetahuan tentang penerapan terapi akupresur dalam mengurangi rasa mual dan muntah pada pasien yang telah menjalani operasi laparotomi.
Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Januari 2026 di Paviliun Iman Sudjudi, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, kegiatan ini merupakan asuhan keperawatan berupa penerapan akupresur pada pasien pasca operasi yang memiliki keluhan mual dan muntah atau postoperative nausea and vomiting (PONV). Intervensi diberikan berupa terapi akupresur pada titik Pericardium (PC6) yang terletak pada pergelangan tangan bagian dalam dan titik Stomach (ST36) yang terletak pada bagian bawah lutut setelah 2 jam operasi. Pengukuran dalam penilaian menggunakan Rhodes Index of Nausea, Vomiting and Retching (RINVR) yang diberikan sebelum intervensi (pre-test) dan 7 jam setelah intervensi (post-test). Analisa deskriptif dilakukan sebagai evaluasi dari efektifitas intervensi dan perubahan tingkat mual dan muntah setelah dilakukan terapi akupresur.
Hasil: Data pengukuran menggunakan instrumen RINVR menunjukkan adanya penurunan skor dari 7 sebelum diberikan intervensi menjadi skor 1 setelah pemberian intervensi. Berdasarkan evaluasi subjektif, menunjukkan bahwa rasa mual yang dirasakan mulai berkurang dan tidak lagi mengalami muntah serta nafsu makan menjadi lebih baik. Secara objektif, responden mampu melakukan teknik akupresur pada titik PC6 dan ST36 dengan benar.
Simpulan: Penerapan terapi akupresur pada titik PC6 dan ST36 sangat efektif dalam mengendalikan rasa mual menurunkan jumlah muntah pada pasien pasca operasi laparotomi. Terapi akupresur adalah solusi alternatif sebagai metode non-farmakologis yang efektif pada pasien pasca operasi laparotomi sehingga mempercepat pemulihan kesehatan fungsi tubuh, mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas kesehatan pasien.
Saran: Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk menerapkan terapi non-farmakaologi kepada pasien yang khususnya pada pasien pasca operasi laparotomi sebagai salah satu pendekatan komplementer dan memberikan edukasi pada masyarakat tentang terapi akupresur dalam mengelola rasa nyeri, rasa mual dan muntah setelah operasi laparotomi.
Downloads
References
Alfira, N. (2020). Efek Akupresur Pada Titik P6 Dan ST36 Untuk Mencegah Post Operative Nausea And Vomiting Pada Pasien Laparotomi Dengan Spinal Anastesi. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 16(1), 30-33.
Gultom, S. H., Damanik, C. M., Ritonga, Y. S., Nainggolan, S. H. & Harahap, A. A. (2024). Pengaruh Terapi Komplementer Akupressur Terhadap Kejadian Mual Muntah Pasca Pembiusan Regional Blok (Spinal Anastesi ) Diruang Pulih Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonensia Medan. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan. Diakses dari: https://journal.arikesi.or.id/index.php/OBAT/article/view/824
Harmoni, R., Sebayang, S. M., Novitasari, D., & Jerau, E. E. (2026). Pengaruh Pemberian Terapi Akupresur Terhadap Mual Muntah Pasca Operasi Sectio Ceasarea Dengan Anestesi Spinal. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 9(1), 356-371.
Herawati, A. T., Wijinindyah, A., Imbar, H. S., Meliana, M., Momongan, N. R., Nurbaiti, N., & Annas, M. (2024). Bunga Rampai Gizi Masyarakat.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Diakses dari: https://kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/172231123666a86244b83fd8.51637104.pdf
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2025. Diakses dari: https://jdih.kemkes.go.id/documents/peraturan-menteri-kesehatan-nomor-2-tahun-2025
Khoiria, N., Indriati, D. W., & Sundari, A. S. (2020). Prevalence and Asscociated Factors of Ovarian Cyst Malignancy: A Cros-sectional Based Study in Surabaya. Malaysian Journal of Medicine & Health Sciences, 16.
Kurnia, P., Herawati, T., Maria, R., & Waluyo, A. (2024). Terapi Akupresur pada Pasien Paska CABG. Journal of Telenursing (JOTING), 6(1),
Kurniawaty, K. (2019). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Wanita Usia Subur Dengan Pencegahan Kista Ovarium. Jurnal'Aisyiyah Medika, 3(1).
Majdid, A. S., Firdaus, R., & Fadli, M. A. (2022). Effects of Acupressure (Sea-Band®) on Reducing the Incidence of Postoperative nausea and vomiting in Patients Under General Inhalation Anesthesia: A Randomized Controlled Trial.
Nurmalisa, B. E., Jurana, J., & Nasrul, N. (2020). Pengaruh Akupresure untuk Mengurangi Mual Muntah Post Operasi: Literature Revew: Influence of Accupresure to Reduce Post Operative Nausea and Vomiting: Literature Revew. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(2),.
Putra, P. W. K., Widiantara, I. K. A., & Kusuma, A. N. (2021). Penggunaan Acupressure Wristband di Titik Neiguan (P6) Terhadap Postoperative Nausea Vomiting (PONV) Pada Pasien Bedah Ortopedi Article Info. Journal Of Holistic Nursing Science, 8(1), 31-38.
Rahmayati, E., Irawan, A., & Sormin, T. (2017). Pengaruh Terapi Komplementer Akupresur terhadap Mual Muntah Pasca Operasi di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jurnal Kesehatan, 8(3), 382-388.
Rahmi, F., Kharisna, D., Wardah, W., & Dewi, S. (2024). Penerapan Aromaterapi Peppermint Pada Pasien Kanker Yang Menjalani Kemoterapi Dengan Masalah Keperawatan Nausea. Jurnal Keperawatan Komplementer Holistic, 2(2), 24-29.
Rizqiva, C. (2025). Implementasi Terapi Akupresur Titik Li4 Dan Sp6 Guna Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Kista Ovarium Di Ruang Baitunnisa 2 Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Sultan Agung).
Rizqoni, D., & Mariyam, M. (2023). Pemberian akupresur untuk mengurangi mual muntah pada post apendiktomi. Ners Muda, 4(1), 8-12.
Sarif, S., Supriyadi, S., Widigdo, D. A. M., & Sudirman, S. (2024). Pengaruh Akupresur Terhadap Mual Dan Muntah Pada Pasien Post Sectio Caesarea Dengan Spinal Anestesi: Effect Of Acupressure On Nausea And Vomiting Post Cesarean Section With Spinal Anesthesia. Quality: Jurnal Kesehatan, 18(1), 1-12.
Savitri, P. R. S. S., Budiana, I. N. G., & Mahayasa, P. D. (2020). Karakteristik Penderita Kista Ovarium Di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar Periode 1 Januari Sampai 30 Juni 2018. Jurnal Medika Udayana, 9(3), 82-86.
Schallert, E. K., Abbas, P. I., Ray, A. R. M., Price, M. C., Dietrich, J. E., & Orth, R. C. (2019). Physiologic ovarian cysts versus other ovarian and adnexal pathologic changes in the preadolescent and adolescent population: US and surgical follow-up. Radiology, 292(1), 172-178.
Styowati, T., & Prastia LD, C. (2022). Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Dengan Intervensi Relaksasi Benson Pada Pasien Kista Ovarium Di Ruang Mawar Rsud Bangil Pasuruan.
Sulistiyah, S., & Keswara, N. W. (2023). Faktor Penunjang Terjadinya Kista Ovarium di Klinik Daun Sendok Kabupaten Pasuruan. Proceedings Series on Health & Medical Sciences, 4, 31-36.
Sureen, S. K., Alaswad, F. D., Mohammed, O. E. A., Singhal, V. K., & Bilal, H. Y. (2025). A Comparative Study of Intravenous Ondansetron and Pericardium 6 Acupressure Point Stimulation for the Reduction of Postoperative nausea and vomiting. Cureus, 17(5).
Suryoadji, K. A., Ridwan, A. S., Fauzi, A., & Kusuma, F. (2022). Diagnosis Dan Tatalaksana Pada Kistaa Ovarium: Literature Review. Khazanah: Jurnal Mahasiswa, 14(1).
Susanto, C. K., Rachmi, E., & Khalidi, M. R. (2022). Risk Factors of Postoperative nausea and vomiting on General Anesthesia in RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Risk, 8(2).
Susianti, I. (2017). Aplikasi Teori Model Calista Roy dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Pada Ny. S dengan Kista Ovarium di Sukamaju Kota Bengkulu. Journal of Nursing and Public Health.
Yan, S., Xu, M., Zou, X., Xiong, Z., Li, H., Yang, J., & Liu, C. (2023). Acupuncture combined with ondansetron for prevention of postoperative nausea and vomiting in high‐risk patients undergoing laparoscopic gynaecological surgery: a randomised controlled trial. United European Gastroenterology Journal, 11(6), 564-575.
Zahrani, A. A. (2025). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Kista Ovarium pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Tlogosari Kulon Semarang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL of Public Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








