Penerapan terapi non-farmakologi dalam upaya pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi (SEMANGAT SEHAT)

DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v6i2.2672

Authors

  • Ayu Dekawaty Program studi ilmu keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan
  • Aditiaya Aditiaya Program studi ilmu keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan
  • Amirotun Fadhilah Program studi ilmu keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan
  • Cahaya Fitri May Ningsih Program studi ilmu keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan
  • Dera Aziza Program studi ilmu keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan
  • Indri Safitri Program studi ilmu keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan
  • Intan Intan Program studi ilmu keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan
  • Mega Astuti Program studi ilmu keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan
  • Pitri Yani Program studi ilmu keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan
  • Ricky Farhan Abdillah Program studi ilmu keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan
  • Wahyuni Saprina Program studi ilmu keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan

Hipertensi Jus semangka Senam sehat Tekanan Darah Terapi non-farmakologi

Abstract

Background: Hypertension is a condition of elevated blood pressure that can be influenced by various factors, such as lack of physical activity, an unhealthy diet, and an imbalance in nutritional intake. If left uncontrolled, high blood pressure can increase the risk of cardiovascular complications such as stroke, heart disease, and kidney disorders. Blood pressure control can be achieved through pharmacological and non-pharmacological approaches. One non-pharmacological approach that can be implemented is a combination of physical activity and nutritional interventions, such as the Semangat Sehat Program, which consists of healthy exercise and watermelon juice consumption.

Purpose: To provide education on blood pressure control through the implementation of hypertension exercise therapy and watermelon juice consumption in patients with hypertension.

Method: This activity was conducted in the 13 Ulu Village, Palembang City, involving 30 participants from the 13 Ulu Village area with hypertension complaints. The goal of this activity was to provide education to increase awareness, motivation, and the implementation of a healthy lifestyle in hypertension management. Education was provided community-based with mentoring and an interactive communication approach. The intervention included hypertension exercise and watermelon juice. Evaluation was conducted by measuring blood pressure before therapy (pre-test) and after therapy (post-test). The results were analyzed to determine the effectiveness of the therapy in controlling blood pressure.

Results: Blood pressure measurements from 30 participants before the intervention (pre-test) revealed an average systolic blood pressure of 148 mmHg, with a minimum of 99 mmHg and a maximum of 182 mmHg. Meanwhile, the average diastolic blood pressure was 89.34 mmHg, with a minimum of 66 mmHg and a maximum of 129 mmHg. After the intervention (post-test), the average systolic blood pressure decreased to 136 mmHg, with a minimum of 95 mmHg and a maximum of 168 mmHg. Meanwhile, the average diastolic blood pressure decreased to 83.34 mmHg, with a minimum of 60 mmHg and a maximum of 118 mmHg.

Conclusion: Community service activities through the "Semangat Sehat" program intervention, which combines hypertension exercise and watermelon juice nutrition, can help lower blood pressure. The Healthy Spirit Program can be an effective alternative non-pharmacological intervention to help control blood pressure and improve public health.

Suggestion: It is hoped that the results of this activity can serve as a reference in developing teaching materials in health education institutions, particularly regarding non-pharmacological interventions in hypertension control, as well as serve as a reference source in the development of promotive and preventive health sciences. The "Healthy Spirit Program" can be recommended for routine implementation and has the potential to become a simple, safe, and applicable strategy for improving public health.

Keywords: Blood Pressure; Healthy Exercise; Hypertension; Non-pharmacological Therapy; Watermelon Juice

Pendahuluan: Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang tidak sehat, serta ketidakseimbangan asupan nutrisi. Jika tidak dikendalikan, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kardiovaskular seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal. Upaya pengendalian tekanan darah dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis maupun non-farmakologis. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat diterapkan adalah kombinasi aktivitas fisik dan intervensi nutrisi, seperti Program Semangat Sehat yang terdiri dari senam sehat dan konsumsi jus semangka.

Tujuan: Memberikan edukasi pengendalian tekanan darah melalui penerapan terapi senam hipertensi dan konsumsi jus semangka pada penderita hipertensi.

Metode: Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan 13 Ulu, Kota Palembang dengan melibatkan 30 partisipan yang merupakan masyarakat wilayah Kelurahan 13 Ulu dengan keluhan hipertensi. Sasaran kegiatan ini adalah pemberian edukasi untuk meningkatkan kesadaran, motivasi, dan penerapan pola hidup sehat dalam pengendalian hipertensi. Edukasi diberikan berbasis komunitas dengan pendampingan dan pendekatan komunikasi interaktif. Intervensi diberikan dengan melakukan penerapan senam hipertensi dan pemberian jus semangka. Evaluasi dilakukan dengan pengukuran tekanan darah sebelum kegiatan terapi (pre-test) dan setelah kegiatan terapi (post-test). Hasil pengukuran di analisa untuk melihat efektifitas terapi dalam pengendalian tekanan darah.  

Hasil: Mendapatkan data pengukuran tekanan darah pada 30 partisipan sebelum dilakukan intervensi (pre-test) yaitu diperoleh nilai rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 148 mmHg, dengan nilai minimum 99 mmHg dan maksimum 182 mmHg. Sementara itu, rata-rata tekanan darah diastolik sebesar 89.34 mmHg, dengan nilai minimum 66 mmHg dan maksimum 129 mmHg. Setelah dilakukan intervensi (post-test), rata-rata tekanan darah sistolik menurun menjadi 136 mmHg, dengan nilai minimum 95 mmHg dan maksimum 168 mmHg. Sedangkan rata-rata tekanan darah diastolik menurun menjadi 83.34 mmHg, dengan nilai minimum 60 mmHg dan maksimum 118 mmHg.

Simpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui intervensi program “Semangat Sehat” yang merupakan kombinasi senam hipertensi dan pemberian nutrisi jus semangka dapat membantu menurunkan tekanan darah. Program Semangat Sehat dapat menjadi salah satu alternatif intervensi non-farmakologis yang efektif dalam membantu pengendalian tekanan darah dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Saran: Diharapkan hasil kegiatan ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan materi pelajaran di lembaga pendidikan kesehatan, khususnya terkait intervensi non-farmakologis dalam pengendalian hipertensi, serta menjadi sumber rujukan dalam pengembangan ilmu kesehatan berbasis promotif dan preventif. Penerapan “Program Semangat Sehat” dapat direkomendasikan untuk dilakukan secara rutin dan sehingga berpotensi menjadi strategi sederhana, aman, dan aplikatif dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arianto, A., Purba, R., Sudewi, S., & Sitio, P. (2020). Penyuluhan Tentang Jus Semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Di Puskesmas Deli Tua Kab. Deli Serdang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau, 1(1), 6-12. Diakses dari: https://scholar.google.com/scholar?hl=en&as_

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2022. Diakses dari: https://pdf2. sumselgo.id/ppiddinkes/unggah/53243448-Profil%20Dinkes%202023%20Data%202022.pdf

Dwisetyo, B., Suranata, F. M., & Tamarol, W. (2023). Pengaruh senam hipertensi terhadap perubahan tekanan darah masyarakat. Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO), 4(2), 74-80.

Fadliyah, N., & Aini, D. N. (2024). Penerapan Jus Semangka Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Kec. Pedurungan Kota Semarang. Jurnal Ners Widya Husada, 10(3).

Hulu, V. T., Saragih, J., Damanik, D. W., Zebua, A., Yunia, E. A., Rifai, A., & Dewi, R. S. (2025). Scoping Review on Risk Factors Associated With Hypertension in Indonesia. Jurnal Mutiara Ners, 8(2), 76-84.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Diakses dari: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id /hasil-ski-2023/

Kumalasari, I. (2025). Analisis Epidemiologi Prevalensi dan Faktor Risiko Hipertensi Berdasarkan Variabel Orang, Tempat, dan Waktu di Kota Palembang. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 360-371.

Majid, Y. A., Warsiah, W., Damayanti, T. F., Fatra, Y. I., & Fajruliasuara, Y. C. (2025). Penatalaksanaan Hipertensi Melalui Program Edukasi, Senam Dan Pemerian Jus Semangka Di Masyarakat Rt 71 Rw 16 Kota Palembang. DedikasiMU: Journal of Community Service, 7(3), 278-285.

Martani, R. W., Kurniasari, G., & Angkasa, M. P. (2022). Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia: Studi Literature. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 13(1), 83-87.

Murwani, A., Sari, F., & K, J. J. (2022). Tata Laksana Pemberian Jus Semangka untuk Menurunkan Tekanan Darah di Dusun Tambalan Yogyakarta. Diakses dari: https://journal.rekarta.co.id/index. php/jpmb/article/view/555

Nurfadilah, S., Falah, M., Efendi, E., Pamelasari, N., & Lismayanti, L. (2024). Senam Hipertensi Dan Pemberian Jus Buah Semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Di Masyarakat Rw 09 Ciburuyan. Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 12-17.

Oktaviani, G. A., Purwono, J., & Ludiana, L. (2021). Penerapan Senam Hipertensi terhadap Tekanan Darah Pasien dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara Tahun 2021. Jurnal Cendikia Muda, 2(2), 186-194.

Priliana, W. (2024). Implementasi senam hipertensi untuk menurunkan tekanan darah pada lansia. Bhakti Sabha Nusantara, 3(1), 44-49.

Puspitasari, N., Yonata, A., & Islami, S. (2026). Faktor Risiko dan Komplikasi Hipertensi Tidak Terkontrol di Indonesia: Literature Review. Medical Profession Journal of Lampung, 16(3), 69-75.

Sapriani, A., Arisandi, Y., & Arisandi, Y. (2024). Faktor-Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Diakses dari: https://jurnal.stikes-aisyiyah-palembang.ac.id/index.php/Kep/article/view/1223

Singh, K., Liao, H., Edirisinghe, I., Freeman, B. B., & Sandhu, A. K. (2025). Dose–Response Effect of Watermelon Consumption on Ambulatory Blood Pressure in Adults with Elevated Blood Pressure: A Randomized Controlled Pilot Trial. Nutrients, 17(19), 3073.

Syahrial, R., Saputra, A. U., Mardiono, S., & Parmin, S. (2025). Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Penurunan Hipertensi Pada Komunitas Pra Lansia. Jurnal'Aisyiyah Medika, 10(1).

Umrah, Y., Rosjidi, C. H., & Balaka, K. I. (2022). Pengaruh jus semangka dalam menurunkan tekanan darah pasien hipertensi. Jurnal Ilmiah Karya Kesehatan, 3(01), 16-22.

Wahdini, R., Sibualamu, K. Z., & Chairunisa, R. (2025). Hypertension Exercise: A Non-Pharmacological Strategy for Reducing Blood Pressure in Adults with Hypertension. Jurnal Kesehatan, Sains, Dan Teknologi (JAKASAKTI), 4(3), 1-7.

World Health Organization. (2025). Hypertension. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

Downloads

Published

17.04.2026