Optimalisasi pengetahuan status gizi terhadap risiko kekurangan energi kronis pada ibu hamil
DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v5i12.2605
Edukasi gizi Gizi seimbang Ibu hamil Kekurangan energi kronis
Abstract
Background: Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women remains a public health problem with serious impacts on maternal and fetal health, such as increased risk of anemia, preterm labor, and low birth weight. One of the main factors contributing to CED is pregnant women's lack of knowledge about balanced nutrition and meeting nutritional needs during pregnancy. Therefore, ongoing educational efforts are needed to improve maternal nutritional understanding.
Purpose: Optimize knowledge about nutritional status and the risk of chronic energy deficiency in pregnant women.
Method: This community service activity was conducted at the Soposurung Community Health Center in December 2025. Twenty pregnant women were selected as respondents based on their Upper Arm Circumference (MUAC) screening results of <23.5 cm and their willingness to participate in all activities. The objective of this activity was to provide counseling on meeting nutritional needs for the risk of chronic energy deficiency (CED) in pregnant women. The activity was implemented using an educational and participatory approach. Respondents' knowledge levels were measured using questionnaires administered before and after the educational activity (pre-test) and after the educational activity (post-test). Evaluation of knowledge improvement was assessed descriptively based on changes in nutritional knowledge and improvements in respondents' nutritional status indicators after the educational activity.
Results: The level of knowledge of respondents regarding nutritional optimization for the risk of chronic energy deficiency before the educational activity was 5 (25.0%) in the good category, 8 (40.0%) in the sufficient category, and 7 (35.0%) in the poor category. There was a proportional change after the educational activities with 15 people (75.0%) in the good category, 4 people (20.0%) in the sufficient category, and 1 person (5.0%) in the less category.
Conclusion: Community service activities through the optimization of nutrition education have proven effective in increasing nutritional knowledge and improving the weight status of pregnant women at risk of chronic energy deficiency (CED). Increased understanding of energy needs and balanced nutrition during pregnancy encourages changes in healthier eating behaviors and positively impacts improvements in nutritional status indicators.
Suggestion: Nutrition education needs to be implemented routinely and integrated into antenatal care services, involving health workers, families, and health cadres to ensure the sustainability of behavior changes. Furthermore, regular monitoring of nutritional status and the development of more innovative and contextual educational media based on local foods are needed to increase the effectiveness of CED prevention programs for pregnant women.
Keywords: Chronic energy deficiency; Balanced nutrition; Nutrition education; Pregnant women
Pendahuluan: Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin, seperti meningkatnya risiko anemia, persalinan prematur, dan bayi berat lahir rendah. Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap kejadian KEK adalah rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang gizi seimbang dan pemenuhan kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif yang berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman gizi ibu hamil.
Tujuan: Optimalisasi pengetahuan tentang status gizi terhadap risiko kekurangan energi kronis pada ibu hamil.
Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Puskesmas Soposurung pada bulan Desember 2025. Melibatkan 20 orang ibu hamil untuk menjadi responden, yang dipilih berdasarkan hasil skrining Lingkar Lengan Atas (LILA) <23.5 cm dan kesediaan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sasaran dalam kegiatan ini adalah penyuluhan tentang pemenuhan kebutuhan gizi terhadap risiko mengalami kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil. Pelaksanaan kegiatan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Pengukuran tingkat pengetahuan responden menggunakan kuesioner yang dilakukan sebelum kegiatan edukasi (pre-test) dan setelah kegiatan edukasi (post-test). Evaluasi peningkatan pengetahuan dinilai secara deskriptif berdasarkan perubahan pengetahuan tentang gizi dan perbaikan indikator status gizi responden setelah kegiatan edukasi.
Hasil: Menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden mengenai optimalisasi gizi terhadap risiko kekurangan energi kronis sebelum kegiatan edukasi adalah sebanyak 5 orang (25.0%) dalam kategori baik, sebanyak 8 orang (40.0%) dalam kategori cukup, dan sebanyak 7 orang (35.0%) dalam kategori kurang. Terdapat perubahan secara proporsional setelah kegiatan edukasi menjadi sebanyak 15 orang (75.0%) dalam kategori baik, sebanyak 4 orang (20.0%) dalam kategori cukup, dan sebanyak 1 orang (5.0%) dalam kategori kurang.
Simpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat melalui optimalisasi edukasi gizi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi serta memperbaiki status berat badan ibu hamil yang berisiko kekurangan energi kronis (KEK). Peningkatan pemahaman mengenai kebutuhan energi dan gizi seimbang selama kehamilan mendorong perubahan perilaku makan yang lebih sehat dan berdampak positif terhadap perbaikan indikator status gizi.
Saran: Edukasi gizi perlu dilaksanakan secara rutin dan terintegrasi dalam pelayanan antenatal care dengan melibatkan tenaga kesehatan, keluarga, dan kader kesehatan agar keberlanjutan perubahan perilaku dapat terjaga. Selain itu, diperlukan pemantauan status gizi secara berkala serta pengembangan media edukasi yang lebih inovatif dan kontekstual berbasis pangan lokal untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan KEK pada ibu hamil.
Downloads
References
Blondin, J. H., & LoGiudice, J. A. (2018). Pregnant women's knowledge and awareness of nutrition. Applied Nursing Research, 39, 167-174.
Evie, S., Kurniawan, R., Hasni, H., Azwar, A., Saman, S., Suswinarto, D. Y., & Putri, N. A. (2025). Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Kek di Kelurahan Nalu, Kab. Tolitoli. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 8(9), 4314-4322.
Fahmelia, D., Firdawati, F., & Halida, E. (2025). Hubungan anemia dan kekurangan energi kronik dalam kehamilan dengan kejadian berat badan lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Pauh tahun 2023. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Учредители: Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah Aisyiyah, 8(2), 80-85.
Fitriani, L., Erviany, N., & Tahir, D. (2025). Gizi Ibu Hamil: Coaching Menu Sehat dan Pola Makan Seimbang Berbahan Lokal Daun Kelor pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas. Manfaat: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia, 2(3), 69-77.
Hadi, S. P. I., Primasari, N. A., & Hakim, R. I. (2023). Edukasi Pentingnya Nutrisi Ibu Hamil untuk Pencegahan Stunting Sejak Dini di Desa Nangsri, Manisrenggo, Kab. Klaten. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(12),.
Hapsari, Y. I., Rozi, F., Asyifa, M. N. F., Putranegara, S., & Balqis, S. P. (2022). Edukasi dan konseling gizi kepada ibu hamil KEK. Jurnal Bina Desa, 4(2),.
Harahap, D. A., Afrinis, N., Lasepa, W., & Apriyanti, F. (2025). Chronic Energy Deficiency and Its Associated Factors among Pregnant Women Living in Rural Areas, Indonesia: A Community Based Study. Jurnal Kesehatan Manarang, 11(1), 118-124.
Hardianti, H., Febrianti, N., & Putri, P. (2025). Meningkatkan status gizi ibu hamil melalui edukasi dan pemberian makanan tambahan (pmt) dalam rangka pencegahan kekurangan energi kronis (KEK). Al-Dyas: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Diakses dari: https://ejournal.yasin-alsys.org/aldyas/article /download/6844/ 5167
Harna, H., Rahmawati, R., Irawan, A. M. A., & Sa’pang, M. (2024). Prevalence and determinant factors of Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 9(1), 65-73.
Hasanah, U., Monica, O. T., Susanti, D., & Hariyanti, R. (2023). Hubungan Pendidikan dan Pekerjaan dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Puskesmas Putri Ayu. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(8), 2375-2385.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Diakses dari: https://repository.badankebijakan.kemkes. go.id.id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf
Kinshella, M. L. W., Omar, S., Scherbinsky, K., Vidler, M., Magee, L. A., von Dadelszen, P., & Precise Conceptual Framework Working Group. (2021). Effects of maternal nutritional supplements and dietary interventions on placental complications: an umbrella review, meta-analysis and evidence map. Nutrients, 13(2), 472.
Marlina, M., Dasi, P. R. D., Trianingsih, I., & Sari, A. J. (2025). Hubungan Riwayat Kekurangan Energi Kronis (KEK) Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting Balita. THE JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns, 4(3), 120-130.
Masrikhiyah, R., Wahyani, A. D., Rahmawati, Y. D., Balfas, R. F., & Fajarini, H. (2022). Peningkatan Pengetahuan mengenai Kurang Energi Kronik (KEK) dan Gizi pada Ibu Hamil di Masa Pandemi Covid-19. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(6), 1428-1433.
Mousa, A., Naqash, A., & Lim, S. (2019). Macronutrient and micronutrient intake during pregnancy: an overview of recent evidence. Nutrients, 11(2), 443.
Muliyana, S., & Azizah, I. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Pola Makan Terhadap Kejadian Kek pada Ibu Hamil di Bunda Sehat Pondok Kelapa. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 5(9), 3885-3892.
Mundet, M. J. O., Cavia, M. D. M., Torre, S. R. A., & Carrillo, C. (2024). Dietary habits and nutritional knowledge of pregnant women: the importance of nutrition education. Foods, 13(19), 3189.
Parsya, N. (2021). Factors Associated with Chronic Lack of Energy in Pregnant Women. Jurnal Life Birth, 5(3), 135-150.
Permanasari, A., Zuraida, R., & Sayekti, W. D. (2024). Chronic Energi Deficiency Factors In Pregnant Women: Literature Review. International Journal of Health Engineering and Technology (IJHET), 3(4).
Sobbay, P., Kanan, M., Lanyumba, F. S., Sattu, M., Balebu, D. W., Ekaputri, R., & Handayani, L. (2025). Analisis Faktor yang memengaruhi Kejadian Kek pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Simpong: Analysis of Factors Influencing the Incident of Ceds in Pregnant Women in the Working Area of Simpong Health Center. Buletin Kesehatan Mahasiswa, 3(3), 184-
Solang, S. D., Lumy, F. S. N., & Langi, G. K. L. (2025). Pemberdayaan Kader dan Pemberian Tinu Key bagi Ibu Hamil untuk Mencegah Stunting Didesa Likupang Satu. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(9), 4580-4592.
Tanjung, R. D. S., & Jahriani, N. (2022). Hubungan Karakteristik Dan Perilaku Ibu Hamil Dalam Pemenuhan Kebutuhan Gizi Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (Kek). Jurnal Maternitas Kebidanan, 7(1), 73-84.
Teweldemedhin, L. G., Amanuel, H. G., Berhe, S. A., Gebreyohans, G., Tsige, Z., & Habte, E. (2021). Effect of nutrition education by health professionals on pregnancy-specific nutrition knowledge and healthy dietary practice among pregnant women in Asmara, Eritrea: a quasi-experimental study. BMJ nutrition, prevention & health, 4(1), 181.
World Health Organization. (2024). Malnutrition. Key facts. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL of Public Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








