Penyuluhan kesehatan tentang cermat memilih jajanan sehat untuk anak
DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v3i2.254
Anak Cermat Memilih Jajanan Sehat Penyuluhan Kesehatan
Abstract
Background: Availability and food safety are basic human rights. One of the community groups who often experience problems due to food poisoning are school-age children. Elementary school age children (7-13 years) certainly have not been able to determine what is good for their body health, including in terms of choosing healthy snacks. The number of traders who peddle or sell fast food in the school environment is a problem for children’s health. Early efforts that must be done are to provide counseling to parents and children regarding the importance of choosing healthy snacks.
Purpose: To determine the level of public understanding about careful behavior in choosing healthy roads.
Method: Extension activities were carried out in RT 05 North Panjang. The implementation of this counseling activity was carried out in 2 stages, namely first, Students of The Nursing Science Study Program (PSIK) explained how to choose healthy snacks for children to the community, especially parents and children using sheets, leaflets and the second after the community outreach was given a question and answer session about the importance of choosing healthy snacks for children.
Results: The community or respondents can understand and practice in choosing healthy snack menus for children.
Conclusion: The community or respondents can understand in choosing healthy snack menus for children.
Keywords: Careful Choice; Children; Health Education; Healthy Snacks
Pendahuluan: Ketersediaan serta keamanan pangan merupakan hak asasi manusia yang mendasar. Salah satu kelompok masyarakat yang tentunya sering mengalami masalah akibat keracunan makanan adalah anak usia sekolah. Anak usia sekolah dasar (7-13 tahun) tentunya belum mampu dalam menentukan hal yang baik untuk kesehatan tubuhnya termasuk dalam hal memilih jajanan yang sehat. Banyaknya pedagang yang menjajakan atau menjual makanan cepat saji di lingkungan sekolah merupakan masalah bagi kesehatan anak. Upaya dini yang harus dilakukan yaitu memberikan penyuluhan kepada orang tua serta anak terkait pentingnya memilih jajanan ringan yang sehat.
Tujuan: Untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat tentang perilaku cermat dalam memilih jajanan yang sehat.
Metode: Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di RT 05 Panjang Utara. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan 2 tahap yaitu Pertama Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) menjelaskan tentang cara memilih jajanan sehat untuk anak kepada masyarakat terutama orang tua serta anak menggunakan lembar leaflet dan yang kedua setelah dilakukannya penyuluhan, masyarakat diberikan sesi Tanya jawab tentang pentingnya memilih jajanan ringan yang sehat untuk anak.
Hasil: Masyarakat atau Responden dapat memahami serta mempraktikan dalam memilih menu jajanan sehat untuk anak.
Simpulan: Masyarakat atau Responden dapat memahami dalam memilih menu jajanan sehat untuk anak.
Downloads
References
Azwar S. (2016).Teori Sikap Manusia& Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM). (2010). Jajanan Anak sekolah. Sistem Keamanan PanganTerpadu 2010: http://www.pom.go.id/
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2008). Promosi Kesehatan di Daerah Bermasalah Kesehatan. http://www.depkes.go.id/resources/download/promosikesehatan/panduan-promkes-dbk.pdf
Dewi, W. D., & Wawan, A. (2011). Teori & Pengukuran Pengetahuan. Sikap, Dan Perilaku Manusia, Yogyakarta, Nuha Medika.
Hang, C. M., Lin, W.,Yang, H. C., & Pan, W. H. (2007). The relationship between snack intake and its availability of 4th-6th graders in Taiwan. Jornal Asia Pac J Clin Nutr2007;16. p. 547-553.
Herijulianti, E. (2020). Pendidikan Kesehatan Gigi. Jakarta: EGC.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS). Jakarta: EGC.
Mudjajanto, E. S. (2006) Keamanan Makanan Jajanan Tradisional. Jakarta: Kompas.
Nirmala, D. (2017).Gizi Anak Sekolah. Jakarta: Kampus Media Nusantara.
Njatrijani, R. (2021). Pengawasan Keamanan Pangan. Law, Dev Justice Rev.4(1):12–28.
Notoatmodjo, S. (2018). PendidikandanPerilakuKesehatan. Jakarta: RinekaCipta.
Nurbiyati, T., & Wibowo, A. H. (2019). Pentingnya memilih jajanansehatdemi kesehatananak.JInovdan kewirausahaan.3(3):192–6.
Setyawan, T. (2014). Satu Persepsi Pengawasan Jajanan Makanan Sehat Di Sekolah. http://www.kpai.go.id/artikel/satu-persepsi-pengawasan-jajanan-makanan-sehat-di-sekolah/.
Soetjiningsih, S. (2018). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.
Sumarni, N., Rosidin, U., & Sumarna, U. (2020). Penyuluhan Kesehatan tentang Jajanan Sehat di Sekolah Dasar Negeri Jati III Tarogong Kaler Garut. Jurnal Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 289-297.
Tyas, E. S. (2009). Gambaran perilaku jajan murid sekolah dasardi Jakarta. Jurnal Psikobuana Fakultas Atmajaya Jakarta. 2009:1:9-38
Zein, U. (2010).Ilmu Kesehatan Umum. Medan; Katalog Dalam Terbitan (KDT).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 JOURNAL OF Public Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








