Penyuluhan kesehatan tentang terapi pijat komplementer untuk mengurangi nyeri punggung ibu hamil

DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v5i12.2365

Authors

  • St. Malka Institut Batari Toja Bone
  • Mutmainnah Mutmainnah Institut Batari Toja Bone
  • Musni Musni Institut Batari Toja Bone

Asuhan kebidanan Ibu hamil Nyeri punggung Penyuluhan kesehatan Terapi pijat

Abstract

Background: A study in Indonesia reported that approximately 73% of pregnant women experience lower back pain, with 54% experiencing moderate pain. Back pain is a common complaint experienced by most pregnant women, especially in the second and third trimesters. This is caused by changes in posture, weight gain, and stretching of ligaments due to hormonal changes. Many pregnant women are unaware that certain massage therapies can help relieve these complaints safely and naturally. Lack of knowledge about the types of massage therapies that are safe for pregnant women, as well as their benefits and how to apply them, is a major factor contributing to the low utilization of this method. Furthermore, there is still a perception that massage during pregnancy is risky or prohibited. However, when performed with the correct technique and by a trained professional, massage therapy can significantly contribute to maternal comfort during pregnancy.

Purpose: To provide knowledge about complementary midwifery care and training in safe massage therapy as an effort to reduce back pain in pregnant women in the second and third trimesters.

Method: This community service activity was carried out on June 23, 2025 in Ulaweng Cinnong Village, Ulaweng District, Bone Regency. The activity was attended by 14 people from the Ulaweng Cinnong Village community and attended by related health workers, cadres, midwives, and local village officials. The main target of this outreach activity was pregnant women in Ulaweng Cinnong Village. The activity was carried out with an interactive and applicative approach regarding complementary midwifery care, one of which was the types of massage therapy to improve the quality of maternal health and how to overcome back pain in pregnant women in the 2nd and 3rd trimesters. The level of knowledge was measured using a questionnaire given before the educational activity (pre-test) and after the educational activity (post-test). Descriptive assessments were given based on observations when participants practiced complementary therapy.

Results: Participants' knowledge of complementary midwifery care before the pre-test was 42.9% in the poor category and 57.1% in the adequate category. After the post-test, the knowledge was 85.7% in the good category and 14.3% in the adequate category. Descriptively, after the educational activity, most participants experienced increased motivation and confidence in solving problems independently, and most participants also understood the indicators for implementing complementary therapies.

Conclusion: Interactive and applicable complementary health education activities have been shown to increase the knowledge, skills, and confidence of pregnant women in managing their health independently. Complementary massage has an effect on back pain in pregnant women, indicating that complementary therapy is effective in reducing pain levels, increasing muscle relaxation, and improving maternal quality of life during the second and third trimesters of pregnancy.

Suggestion: It is important for village health workers to introduce these various massage techniques, especially to health cadres and pregnant women, so they have a safe, independent, and side-effect-free alternative for pain management. In the future, complementary massage can be implemented as part of village maternal health programs, alongside routine antenatal checkups.

Keywords: Back pain; Health education; Massage therapy; Midwifery care; Pregnant women

Pendahuluan: Sebuah studi di Indonesia pada tahun 2023 melaporkan bahwa sekitar 73% ibu hamil mengalami nyeri punggung bawah, dengan 54% di antaranya mengalami nyeri pada tingkat sedang. Nyeri punggung merupakan keluhan umum yang dialami oleh sebagian besar ibu hamil, terutama pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Hal ini disebabkan oleh perubahan postur tubuh, peningkatan berat badan, dan peregangan ligamen akibat perubahan hormonal. Banyak ibu hamil yang belum mengetahui bahwa terapi pijat tertentu dapat membantu meredakan keluhan ini secara aman dan alami. Kurangnya pengetahuan tentang jenis-jenis terapi pijat yang aman untuk ibu hamil, serta manfaat dan cara penerapannya, menjadi faktor utama yang menyebabkan rendahnya pemanfaatan metode ini. Selain itu, masih terdapat anggapan bahwa pijat selama hamil berisiko atau dilarang, padahal jika dilakukan dengan teknik yang benar dan oleh tenaga terlatih, terapi pijat dapat sangat membantu kenyamanan ibu selama kehamilan.

Tujuan: Memberikan pengetahuan mengenai asuhan kebidanan komplementer dan pelatihan terapi pijat yang aman sebagai upaya mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil di masa kehamilan semester 2 dan 3.

Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2025 di Desa Ulaweng Cinnong, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone. Kegiatan diikuti 14 orang yang merupakan masyarakat Desa Ulaweng Cinnong dan di hadiri tenaga kesehatan terkait, kader, bidan, serta aparatur desa setempat. Sasaran utama dalam kegiatan penyuluhan ini adalah ibu-ibu hamil di Desa Ulaweng Cinnong. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan interaktif dan aplikatif tentang asuhan kebidanan komplementer salah satunya yaitu jenis-jenis terapi pijat untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan cara mengatasi nyeri punggung pada ibu hamil trimester 2 dan 3. Tingkat pengetahuan di ukur dengan menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum kegiatan edukasi (pre-test) dan sesudah kegiatan edukasi (post-test). Penilaian deskriptif diberikan berdasarkan observasi ketika peserta melakukan praktik terapi komplementer.

Hasil: menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta mengenai asuhan kebidanan komplementer sebelum kegiatan edukasi (pre-test) adalah sebesar 42.9% dalam kategori kurang dan sebesar 57.1% dalam kategori cukup, sedangkan sesudah kegiatan edukasi (post-test) menunjukkan sebesar 85.7% dalam kategori baik dan sebesar 14.3% dalam kategori cukup. Secara deskriptif, setelah kegiatan edukasi sebagian besar peserta mendapatkan peningkatan motivasi dan kepercayaan diri dalam menyelesaikan masalah secara mandiri dan sebagian besar peserta juga memahami indikator dalam penerapan terapi komplementer.

Simpulan: Kegiatan penyuluhan kesehatan komplementer secara interaktif dan aplikatif terbukti dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan percaya diri ibu hamil dalam mengelola kesehatan secara mandiri. Pemijatan komplementer memberikan efek terhadap nyeri punggung ibu hamil, hal ini menunjukkan bahwa terapi komplementer efektif dalam menurunkan tingkat nyeri, meningkatkan relaksasi otot, serta memperbaiki kualitas hidup ibu selama kehamilan trimester kedua dan ketiga.

Saran: Penting bagi tenaga kesehatan di desa untuk mengenalkan berbagai teknik pijat ini, khususnya kepada kader kesehatan dan ibu hamil, agar mereka memiliki alternatif pengelolaan nyeri yang aman, mandiri, dan tanpa efek samping. Di masa mendatang, penerapan pijat komplementer dapat menjadi salah satu bagian dari program kesehatan ibu di desa, berdampingan dengan pemeriksaan antenatal rutin.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriansyah, E. (2022). Pengaruh Pijat Kehamilan dalam mengurangi Kecemasan Pada Ibu Hamil Trisemester.

Aga, M. S., Francis, C. Y., Samson, K., & Timbu, Y. (2026). Efektivitas Kombinasi Kompres Air Hangat dan Aromaterapi Lavender terhadap Penurunan Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III: quasi-experimental one-group pretest–posttest design. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 11440-11447.

Apriza, A., Erlinawati, E., & Harahap, D. A. (2024). Massage Therapy Prenatal sebagai Intervensi Mengurangi Kecemasan pada Ibu Primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota, Provinsi Riau. Jurnal Sehat Mandiri, 19(1), 299-307.

Cane, P. S., & Nurseptiana, E. (2023). Pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung pada ibu hamil di RS Nurul Hasanah Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2023. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 9(2), 1688-1694.

Darmawan, R. K., Kamaliyah, D. U., Hutabarat, H. A., Rismayanti, R., & Alpiah, D. N. (2023). Efektivitas Prenatal Massage Terhadap Nyeri Punggung Ibu Hamil: Literature Review. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(10), 3505-3511.

Febrianti, C. P., Wahyuni, D. R., & Syakila, W. (2025). The Effect Of Back Massage With Lavender Essential Oil Aromatherapy On Reducing Back Pain Intensity In Pregnant Women In The Thirty-Thirty Trimester. Diakses dari: https://www.researchgate.net/publication /395379009_The_Effect_Of_Back_Massage_With_Lavender_Essential_Oil_Aromatherapy_ On_Reducing_Back_Pain_Intensity_In_P_W_In_

Frensida, F., Yulianti, I., & Farahdiba, I. (2025). Efektifitas prenatal massage terhadap penurunan nyeri punggung pada kehamilan trimester III Di RSUD Malinau. Avicenna: Journal of Health Research, 8(2), 36-45.

Hidayanti, A., Elizar, E., & Sagita, W. (2023). Pengaruh Prenatal Massage Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Puskesmas Cepu Kecamatan Cepu Kabupaten Blora. The Shine Cahaya Dunia Ners, 8(2), 39-50.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Memelihara Kesehatan Kehamilan. Diakses dari: https://ayosehat.kemkes.go.id/?p=1528

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Kenapa Ibu Hamil Sering Sakit Perut? Ini Alasannya. AloDokter. Diakses dari: https://www.alodokter.com/kenapa-ibu-hamil-sering-sakit-perut-ini-alasannya

Kosasi, V. M., & Arlenty, L. (2023). Asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil tm iii nyeri punggung dengan kompres hangat di pmb “s” kota bengkulu tahun 2023 (Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti).

Lestaluhu, V. (2022). Studi Kasus: Penatalaksanaan Terapi Komplementer Pada Ibu Hamil Trimester Iii Dengan Nyeri Punggung. Jurnal Kebidanan, 2(2), 96-103.

Malawat, R. (2025). Studi Kasus: Penatalaksanaan Nyeri Punggung Bawah Pada Ibu Hamil Trimester Iii Dengan Metode Prenatal Massage. Jurnal Kebidanan, 5(2), 102-109.

Pohan, A., & Sitorus, I. L. (2025). Edukasi Dan Praktik Endorphin Massage Sebagai Terapi Alami Nyeri Punggung Bagi Ibu Hamil Di Bpm Murniati. Optimal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Kebidanan.

Silvana, S., & Megasari, K. (2022). Terapi Pijat Mengurangi Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III. JUBIDA-Jurnal Kebidanan, 1(1), 41-47.

Sulistiawati, I., & Tiwi, L. S. (2025). Edukasi Kesehatan tentang Terapi Komplementer pada Ibu Hamil dengan Nyeri Punggung di Puskesmas Putri Ayu Tahun 2024. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 7(3), 541-546.

Yuwansyah, Y., Lastari, A. I., & Evitasari, D. (2025). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Dengan Pijat Punggung Untuk Mengurangi Ketidaknyamanan Trimester Iii Pada Ny. N G3p2a0 Di Tpmb Bidan Ani Andriani Kabupaten Majalengka. Optimal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Kebidanan.

Downloads

Published

08.02.2026