Edukasi kesehatan tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kesulitan makan pada anak usia prasekolah

DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v2i3.219

Authors

  • Andri Yulianto Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Mella Dwi Novitasari Universitas Muhamadiyah Pringsewu
  • Desi Arimadiyanti Universitas Muhamadiyah Pringsewu
  • Wahyu Widayati Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Anak Pra Sekolah Kesulitan Makan Faktor Yang Berhubungan

Abstract

Pendahuluan : Kesulitan makan disebut sebagai feeding problem sebagai ketidakmauan anak untuk mengkonsumsi, menolak, dan memilih makanan yang dihidangkan.

Tujuan: ini yaitu untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kesulitan Makan pada Anak Usia Prasekolah di Paud Mutiara Sejati Pringsewu Barat Tahun 2020.

Metode : Jenis penelitian ini yaitu Observasional Analitik dengan pendekatan Cros Sectional, teknik sampling yang digunakan yaitu Total Sampling dengan jumlah sampel yaitu 40 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan analisis stastistik mengunakan Chis-quare(a = 0,05).

Hasil : penelitian didapatkan Anak prasekolah yang mengalami kesulitan makan sebanyak 15 responden (37,5%) sedangkan tidak mengalami kesulitan makan sebanyak 26 responden (62,5%). Tidak ada hubunganantara pendidikan ibu dengan kesulitan makan pada anak prasekolah (4-6 tahun)p-value= 0.159 >α (0,05). Ada hubunganantara status ekonomi keluarga dengan kesulitan makan pada anak prasekolah (4-6 tahun) p-value= 0.017 <α (0,05).

Simpulan : dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan pendidikan ibu dengan kesulitan makan pada anak dan terdapat hubungan antara status ekonomi keluarga dengan kesulitan makan pada anak prasekolah.

Pendahuluan : Kesulitan makan disebut sebagai feeding problem sebagai ketidakmauan anak untuk mengkonsumsi, menolak, dan memilih makanan yang dihidangkan.

Tujuan: ini yaitu untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kesulitan Makan pada Anak Usia Prasekolah di Paud Mutiara Sejati Pringsewu Barat Tahun 2020.

Metode : Jenis penelitian ini yaitu Observasional Analitik dengan pendekatan Cros Sectional, teknik sampling yang digunakan yaitu Total Sampling dengan jumlah sampel yaitu 40 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan analisis stastistik mengunakan Chis-quare(a = 0,05).

Hasil : penelitian didapatkan Anak prasekolah yang mengalami kesulitan makan sebanyak 15 responden (37,5%) sedangkan tidak mengalami kesulitan makan sebanyak 26 responden (62,5%). Tidak ada hubunganantara pendidikan ibu dengan kesulitan makan pada anak prasekolah (4-6 tahun)p-value= 0.159 >α (0,05). Ada hubunganantara status ekonomi keluarga dengan kesulitan makan pada anak prasekolah (4-6 tahun) p-value= 0.017 <α (0,05).

Simpulan : dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan pendidikan ibu dengan kesulitan makan pada anak dan terdapat hubungan antara status ekonomi keluarga dengan kesulitan makan pada anak prasekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriana, D. (2013). Tumbuh kembang & terapi bermain pada anak.

Antolis, P. V., & Setiawati EM, M. (2012). Proporsi dan status gizi anak usia 6-24 bulan yang mengalami kesulitan makan di semarang:(Studi Kasus di Kelurahan Tandang dan Sendangguwo) (Doctoral dissertation, Fakultas Kedokteran).

Damanik, e. S. D. (2019). Hubungan pola asuh orang tua dengan kesulitan makan pada anak usia 3-5 tahun di desa sukaraya kecamatan pancur batu tahun 2018.

Damayanti, R., Susilaningsih, E. Z., Kp, S., & Kep, M. (2017). Pengaruh pengetahuan ibu tentang gizi dan pola pemberian makan terhadap kejadian gizi kurang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gajahan Surakarta (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Damayanti, R., Susilaningsih, E. Z., Kp, S., & Kep, M. (2017). Pengaruh pengetahuan ibu tentang gizi dan pola pemberian makan terhadap kejadian gizi kurang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gajahan Surakarta (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Fitriani, F., Febry, F., & Mutahar, R. (2009). Gambaran penyebab kesulitan makan pada anak prasekolah usia 3-5 tahun di perumahan top amin mulya jakabaring palembang tahun 2009. Jurnal Publikasi Ilmiah Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya.

Handini, D., Ichsan, B., Med, M., & Niriawati, D. D. (2013). Hubungan tingkat pendapatan keluarga dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Kalijambe (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Hardinsyah, M., & Supariasa, I. D. N. (2016). Ilmu gizi teori dan aplikasi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC, 131.

Harinda, L., & Setiawati EM, M. (2012). Proporsi dan status gizi pada anak prasekolah dengan kesulitan makan di semarang:(Studi Kasus di Kelurahan Tandang dan Sendangguwo) (Doctoral dissertation, Fakultas Kedokteran)..

Ilham, D., & Laila, W. (2018). Faktor Determinan Kejadian Stunting pada Anak Sekolah dan Pengaruhnya terhadap Prestasi Belajar di Sdn 09 Nanggalo Kota Padang Tahun 2017. Jurnal kesehatan perintis (Perintis's Health Journal), 5(1), 30-38.

Judarwanto, W. (2011). Mengatasi Kesulitan Makan pada Anak.

Kementerian Kesehatan RI. 2015. Kilas Mediakom, 4 Bahaya Anak Susah Makan. Di akses dari https://mediakom.sehatnegeriku.com/4-bahaya-anak-susah-maka diaksespada_16feb2020.

Kesuma, A., Novayelinda, R., & Sabrian, F. (2015). Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Kesulitan Makan Anak Prasekolah (Doctoral dissertation, Riau University).

Kesuma, A., Novayelinda, R., & Sabrian, F. (2015). Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Kesulitan Makan Anak Prasekolah (Doctoral dissertation, Riau University).

Kesuma, A., Novayelinda, R., & Sabrian, F. (2015). Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Kesulitan Makan Anak Prasekolah (Doctoral dissertation, Riau University).

Kurniawati, S. (2011). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kebiasaan Makan Anak Usia Prasekolah (4-6 Tahun) di TK Al Amanah Kecamatan Sindang jaya. Kabupaten Tangerang. Tahun.

Lestari, R. F., Sari, A. B., & Daniati, M. (2017). Pengalaman ibu yang memiliki anak usia prasekolah kesulitan makan di paud imanuel pekanbaru; studi fenomenologi. Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, 7(02), 21-27.

Loka, L. V., Martini, M., & Sitompul, D. R. (2018). Hubungan Pola Pemberian Makan Dengan Perilaku Sulit Makan Pada Anak Usia Prasekolah (3-6 Tahun). Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 3(2), 1-10.

Mardalena, N. I., & Ke, S. (2016). Modul Bahan Ajar Cetak Keperawatan Ilmu Gizi.

Marelda, A. R. Hubungan tingkat pendapatan keluarga, pendidikan dan pengetahuan dengan status gizi pada balita di desa parit baru kabupaten kubu raya kalimantan barat tahun 2014 desa parit baru kabupaten kubu raya kalimantan barat tahun 2014. Jurnal proners, 2(1).

Mariani, M., Hartono, A. S., & Afif, I. (2016). Pengetahuan dan Tindakan Ibu dalam Mengatasi Kesulitan Makan terhadap Status-Gizi Anak (2-5 Tahun).

Mulazimmah, M. (2017). Hubungan Pendapatan Keluarga Dengan Status Gizi Balita Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Efektor, 4(2), 18-21.

MYRNAWATI, M., & ANITA, A. (2016). Pengaruh Pengetahuan Gizi, Status Sosial Ekonomi, Gaya Hidup Dan Pola Makan Terhadap Status Gizi Anak (Studi Kausal di Pos Paud Kota Semarang Tahun 2015). Jurnal Pendidikan Usia Dini, 10(2), 213-232..

Nasikhah, R., & Margawati, A. (2012). Faktor risiko kejadian stunting pada balita usia 24–36 bulan di Kecamatan Semarang Timur (Doctoral dissertation, Diponegoro University).

Nurapriyanti, I., & Sarwinanti, S. (2016). Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Balita di Posyandu Kunir Putih 13 Wilayah Kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta Tahun 2015 (Doctoral dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta).

Nyanyi, M. F. A., Wahyuni, T. D., & AF, S. M. (2019). Pola asuh ibu yang mempengaruhi perilaku sulit makan pada anak prasekolah (4-6 tahun). Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 4(1).

Oktaviana, I. (2015). Tingkat pendidikan ibu dengan status gizi balita di Posyandu Desa Sebani Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. UNDIP. Skripsi.

Putri, M. I. (2015). Hubungan Kesulitan Makan Dengan Tingkat Pertumbuhan Anak Usia Prasekolah (3-5 Tahun) Di TK-PAUD Desa Binangun Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap (Doctoral dissertation, universitas muhammadiyah purwokerto).

Risnah, r. (2016). Buku program dan abstrak: efektivitas Inklusi Sosial Melalui Pemberdayaan Aset Masyarakat di Kabupaten Jeneponto.

Rozali, N. A. (2016). Peranan pendidikan, pekerjaan ibu dan pendapatan keluarga terhadap status gizi balita di posyandu Rw 24 dan 08 wilayah kerja puskesmas nusukan kota surakarta (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Setiyaningrum, E. (2017). Buku ajar tumbuh kembang anak usia 0-12 tahun. Endo Media Pustaka. Sidoharjo.

Shanti, R., Qur'aniati, N., & Nihayati, H. E. (2014). Faktor yang berhubungan dengan kemampuan mengatasi kesulitan makan balita usia 3-5 tahun dengan status gizi kurang. Indonesian Journal of Community Health Nursing, 3(1).

SK Gubenur lampung No. G/776/V.07/HK/2019. Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung dan Kabupaten/Kota Tahun 2020. Diakses dari http://gajimu.com/garmen/gaji-pekerja-garmen/gaji-minimum/ump-umk-lampung-diakses-22-januari-2020.

Sudargo, T., & Armawi, A. (2019). Sosio Demografi Ketahanan Pangan Keluarga Dalam Hubungannya Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 1–5 Tahun (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kotamadya Semarang, Provinsi Jawa Tengah). Jurnal Ketahanan Nasional, 25(2), 178-203.

Sugiyono, P. D. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D, Bandung: Cv.

Swarjana, I. K., SKM, M., & Bali, S. T. I. K. E. S. (2015). Metodologi Penelitian Kesehatan [Edisi Revisi]: Tuntunan Praktis Pembuatan Proposal Penelitian untuk Mahasiswa Keparawatan, Kebidanan, dan Profesi Bidang Kesehatan Lainnya. Penerbit Andi.

Wijayanti, F., & Rosalina, R. (2018). Hubungan perilaku picky eater dengan status gizi pada anak pra sekolah Tk Islam Nurul Izzah Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 7(2), 175-182.

Downloads

Published

29.07.2022