Peningkatan pengetahuan wawasan masyarakat tentang Diabetes Mellitus dan senam kaki Diabetik
DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v2i3.218
Peningkatan Pengetahuan Wawasan Masyarakat Diabetes Mellitus Senam Kaki Diabetik
Abstract
Pendahuluan: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) yang terjadi akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. DM sudah merupakan salah satu ancaman bagi kesehatan umat manusia pada abad 21. Menurut data WHO, Indonesia menempati urutan keempat terbesar dalam jumlah penderita diabetes di dunia. Mengingat jumlah penderita DM yang terus meningkat dan besarnya biaya perawatan pasien diabetes yang terutama disebabkan oleh karena komplikasinya, maka perawatan pasien DM perlu mendapatkan perhatian.
Tujuan: Dapat menambah wawasan masyarakat tentang perawatan pada klien dengan diabetes mellitus dan senam kaki diabetik.
Metode: Melakukan pre-test dan post-test, melaksanakan pendidikan kesehatan tentang penyakit diabetes melitus dan perawatan pada pasien penderita DM pada masyarakat di Lingkungan XI dengan metode ceramah, tanya jawab dan demonstrasi. Hal ini dilakukan dengan metode projector, poster, leaflet dan print out power point. Menjelaskan dan mendemonstrasikan tentang latihan senam kaki untuk penderita diabetes melitus.
Hasil: Responden memahami tentang pentingnya perawatan pada klien dengan diabetes mellitus dan senam kaki diabetik.
Simpulan: Responden mengetahui tentang pentingnya perawatan pada klien dengan diabetes mellitus dan senam kaki diabetik.
Downloads
References
Adejoh, S. O. (2014). Diabetes knowledge, health belief, and diabetes management among the Igala, Nigeria. Sage Open, 4(2), 2158244014539966.
Budiman, R. A. (2013). Kapita selekta kuesioner: pengetahuan dan sikap dalam penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba Medika, 2013, P4-8.
American Diabetes Association. (2012). Standards of medical care in diabetes--2012. Diabetes care, 35(Suppl 1), S11-S63.
American Diabetes Association. (2016). Erratum. Classification and diagnosis of diabetes. Sec. 2. In Standards of Medical Care in Diabetes–2016. Diabetes Care 2016; 39 (Suppl. 1): S13–S22. Diabetes care, 39(9), 1653-1653.
Asdie, A. H. (2000). Patogenesis dan terapi diabetes mellitus tipe 2. Medika Fakultas Jogjakarta: Kedokteran UGM. h, 139-159.
Arisman, M. B. (2011). Buku Ajar Ilmu Gizi Obesitas, Diabetes melitus, & Dislipidemia. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Askandar, D. D. (2013). Hidup sehat dan bahagia bersama diabetes. Gramedia Pustaka Utama.
Azizah, L. M., Zainuri, I., & Akbar, A. (2016). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa: Teori dan Aplikasi Praktik Klinik (Textbook of mental health nursing: Theory and application of clinical practice). Book in Indonesian]. Yogyakarta: Indomedia Pustaka.
Azwar, A., & Prihartono, J. (2014). Metodologi Penelitian Kedokteran & Kesehatan Masyarakat. Tangerang: Binarupa Aksara.
Azwar, S. (2015). Validitas dan Reliabilitas edisi 4. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Basuki E. (2008). Penyuluhan Diabetes Mellitus. Jakarta, Balai Penerbit FK UI, pp. 131-35.
Bogoroch, R. M. (2005). Damages for Emotional Distress. PAPER. The Canadian Institute.
Cherrington, A., Ayala, G. X., Sleath, B., & Corbie-Smith, G. (2006). Examining knowledge, attitudes, and beliefs about depression among Latino adults with type 2 diabetes. The Diabetes Educator, 32(4), 603-613.
Chilton, L., Hu, J., & Wallace, D. C. (2006). Health-promoting lifestyle and diabetes knowledge in Hispanic American adults. Home Health Care Management & Practice, 18(5), 378-385.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 JOURNAL OF Public Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








