Latihan fisik (senam) sebagai terapi komplementer dan modalitas dalam mengatasi kelelahan pada anak kanker

DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v2i2.206

Authors

  • Dini Maulinda
  • Deswinda
  • Gita Adelia
  • alfianur alfianur STIKes Payung Negeri
  • Dendy Kharisna

Latihan Fisik Terapi Komplementer Modalitas Kelelahan Anak Kanker

Abstract

Pendahuluan: Kasus kanker pada anak menjadi penyebab kematian pada anak. Kanker yang banyak menyerang anak yaitu leukimia, Leukemia adalah penyakit keganasan sel darah yang ditandai dengan sel darah putih abnormal dalam sumsum tulang. Beberapa penderita kanker sangat rentan terhadap fatigue akibat kelelahan fisik dan mental yang disebabkan oleh proses terapi yang panjang akibat kemoterapi yang dilakukan secara terus menerus. Salah satu intervensi untuk penanganan kelelahan kemoterapi seperti latihan aerobik. Dampak latihan tersebut dibuktikan dapat mengurangi kelelahan dan meningkatkan kebugaran fisik pada pasien kanker.

Tujuan: Memperkenalkan dan menerapkan latihan aerobic pada anak dengan kanker.

Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dimulai dengan identifikasi masalah kelelahan akibat kemoterapi, merumuskan solusi, melakukan sosialisasi dan membuat jadwal terstruktur dengan pengurus YKAKI. Selanjutnya pelaksanaan senam diikuti oleh 15 orang yang terdiri dari ibu pasien kanker, anak pasien kanker, dan pengurus YKAKI (Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia) dengan metode ceramah/penyuluhan tentang Latihan Fisik Sebagai Terapi Komplementer dan Modalitas dalam Mengatasi Kelelahan Pada Anak Kanker.

Hasil: Responden menyatakan bahwa dengan melakukan latihan Aerobic membuat tubuh menjadi segar dan mengurangi kelelahan.

Simpulan: Responden dapat memahami tentang kebugaran jasmani seperti latihan aerobic.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baky, Amal, and Sahar Elhakk. 2017. “Impact of Aerobic Exercise on Physical Fitness and Fatigue in Children with Acute Lymphoblastic Leukemia.” International Journal of Therapies and Rehabilitation Research 6 (2): 137. https://doi.org/10.5455/ijtrr.000000255.

El Saghir, N. S., Soto Pérez de Celis, E., Fares, J. E., & Sullivan, R. (2018). Cancer care for refugees and displaced populations: Middle East conflicts and global natural disasters. American Society of Clinical Oncology Educational Book, 38, 433-440.

Irmayanti, Noverita, Agung Waluyo, Sri Yona. 2020. "Efektivitas Yoga untuk Mengurangi Fatigue pada Pasien Kanker yang Menjalani Kemoterapi". Jurnal Riset Kesehatan Nasional.Vol. 4 No 1 Halaman 70-74. http://ojs.itekes-bali.ac.id/index.php/jrkn/index

Kusumawati, Y., Nugrahaningtyas, R. W., & Rahmawati, E. N. (2016). Pengetahuan, deteksi dini dan vaksinasi HPV sebagai faktor pencegah kanker serviks di Kabupaten Sukoharjo. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 204-213.

Maulinda, Dini, Angga Arfina, and Eka Malfasari. 2020. “The Effect of Walking Exercise Program ( Wep ) To Decrease Cancer Related Fatigue ( Crf ) in Children” 4 (November): 428–33.

Nugroho, S. T., & Anggorowati, A. J. (2017). Kualitas tidur dan fatigue pada klien cancer. Adi Husada Nursing Journal, 3(1), 88-92.

P, Dyah Restuning. 2021. “Penerapan Back Massage Terhadap Fatigue (Kelelahan) Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi.” Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan 5 (1): 6–12. https://doi.org/10.33655/mak.v5i1.105.

Wahyuni, D., Huda, N., & Utami, G. T. (2015). Studi fenomenologi: pengalaman pasien kanker stadium lanjut yang menjalani kemoterapi. Jom, 2(2), 1041-1047.

Downloads

Published

05.06.2022