Penerapan teknik pemeriksaan sinus paranasal dengan kasus sinusitis

DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v5i10.1962

Authors

  • Rendi Agung Rahmadin Universitas Kader Bangsa, Palembang
  • Muslimah Putri Utami Universitas Kader Bangsa, Palembang
  • Zanariah Zanariah Universitas Kader Bangsa, Palembang

Pemeriksaan sinus paranasal Proyeksi parietoacanthial Radiologi Sinusitis

Abstract

Background: Sinusitis (sinus infection) is common in Indonesia, affecting people of all ages, from children to adults, often triggered by viral/bacterial infections of the respiratory tract (ARI), allergies, nasal polyps, or dental problems, causing inflammation and mucus buildup in the sinus cavity resulting in facial pain, nasal congestion, and headaches, requiring medical treatment to prevent it from developing into a chronic condition or causing complications such as eye/bone infections, especially in people with asthma or weak immune systems.

Purpose: To provide an overview and knowledge in the management of paranasal techniques with Waters (closed mouth) and lateral projections in cases of sinusitis.

Method: The activity was carried out in May-August 2025 which is a qualitative descriptive research with a case study approach. The subject in this activity is the procedure for examining the paranasal sinus radiography with sinusitis cases. This activity systematically explains the technique of examining the paranasal sinus radiography in sinusitis cases. The activity was carried out through direct observation and conducting patient preparation, selecting projections (waters close mouth / open mouth and lateral), detector placement to radiation protection used in patient examinations at the Radiology Installation of Dr. Ak Gani Hospital Palembang and supplemented by interviews with related medical personnel. The sample in this activity was one patient undergoing a paranasal sinus examination with indications of sinusitis. The implementation of this activity involved 1 radiology specialist, 1 doctor and a radiographer operator. The data were analyzed qualitatively and presented descriptively.

Results: Based on the interpretation of radiographs of Mrs. E, the Waters (closed mouth) and lateral projections showed sinus opacification, open right and left osteomeatal complexes, a midline nasal septum, no nasal conchae enlargement, and healthy paranasal sinus wall bones.

Conclusion: The use of appropriate projections will provide good diagnostic images. The parietoacanthial (Waters close mouth) and lateral projections can provide good radiographic results in sinusitis cases if performed with prompt treatment and patient comfort (positioning) during the paranasal sinus examination.

Suggestion: This study is expected to provide input for the management of X-ray examinations and the development of better examination techniques in the future.

Keywords: Paranasal sinus examination; Parietoacanthial projection; Radiology; Sinusitis

Pendahuluan: Sinusitis (infeksi sinus) umum terjadi di Indonesia, menyerang berbagai usia, dari anak-anak hingga dewasa, sering dipicu oleh infeksi virus/bakteri pada saluran napas (ISPA), alergi, polip hidung, atau masalah gigi, menyebabkan peradangan dan penumpukan lendir di rongga sinus yang mengakibatkan nyeri wajah, hidung tersumbat, dan sakit kepala, memerlukan penanganan medis agar tidak berkembang menjadi kronis atau menyebabkan komplikasi seperti infeksi mata/tulang, terutama pada penderita asma atau daya tahan tubuh lemah.

Tujuan: Untuk memberikan gambaran dan pengetahuan dalam penatalaksanaan teknik paranasal dengan proyeksi waters (close mouth) dan lateral pada kasus sinusitis.

Metode: Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei-Agustus 2025 yang merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek dalam kegiatan ini adalah prosedur pemeriksaan radiografi sinus paranasal dengan kasus sinusitis. Kegiatan ini menjelaskan secara sistematis teknik pemeriksaan radiografi sinus paranasal pada kasus sinusitis. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi langsung dan melakukan persiapan pasien, pemilihan proyeksi (waters close mouth/open mouth dan lateral), penempatan detektor hingga proteksi radiasi yang digunakan dalam pemeriksaan pasien di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Dr. Ak Gani Palembang serta dilengkapi dengan wawancara terhadap tenaga medis terkait. Sampel dalam kegiatan ini adalah satu orang pasien yang menjalani pemeriksaan sinus paranasal dengan indikasi sinusitis. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan 1 orang dokter spesialis radiologi, 1 orang dokter dan operator radiographer. Data dianalisa secara kualitatif dan disampaikan secara deskriptif.

Hasil: Berdasarkan hasil interpretasi radiograf pasien Ny. E dengan proyeksi waters (close mouth) dan proyeksi lateral menunjukkan bahwa terdapat tampak perselubungan di sinus, osteomeatal kompleks kanan dan kiri terbuka, septum nasi di tengah, tidak tampak pembesaran konka nasi, dan tulang-tulang dinding sinus paranasal baik.

Simpulan: Penggunaan proyeksi yang tepat akan memberikan gambaran diagnostik yang baik. Proyeksi parietoacanthial (waters close mouth) dan proyeksi lateral dapat memberikan hasil radiograf yang baik pada kasus sinusitis apabila dilakukan dengan penanganan yang cepat dan memberikan rasa nyaman pada pasien (positioning) ketika pemeriksaan sinus paranasal.

Saran: Diharapkan dengan kajian ini dapat menjadi masukan dalam penatalaksanaan pemeriksaan rontgen dan perkembangan teknik pemeriksaan yang akan datang menjadi lebih baik. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmed, A. (2013). Imaging of the paediatric paranasal sinuses. SA Journal of Radiology, 17(3), 91-97.

Ariefitle, E., Puspitaningtyas, D. A., & Arifah, S. (2023). Teknik Pemeriksaan CT-scan Sinus Paranasal pada Kasus Rinosinusitis Kronik di Intalasi Radiologi RSUD Bagas Waras Klaten. STIKES Guna Bangsa Yogyakarta. Diakses dari: https://library.gunabangsa.ac.id/index.php?p=show_detail&id=4779&keywords=

Bontrager, K. L., & Lampignano, J. (2013). Textbook of Radiographic Positioning & Related Anatomy-Pageburst E-Book on VitalSource8: Textbook of Radiographic Positioning & Related Anatomy-Pageburst E-Book on VitalSource. Elsevier Health Sciences.

Brook, I. (2011). Microbiology of sinusitis. Proceedings of the American thoracic society, 8(1), 90-100.

Fahrioglu, S. L., VanKampen, N., & Andaloro, C. (2023). Anatomy, head and neck, sinus function and development. In StatPearls [Internet]. StatPearls Publishing.

Hadiojono, R. S. (2020). Modul Mata Kuliah Praktikum Teknik Radiografi Dasar II. STIKES Guna Bangsa Yogyakarta. Diakses dari: https://siav1.gunabangsa.ac.id/uploads/unduhan/unduhan210330-5b9ea34818.pdf

Husni, T. (2012). Gambaran Transiluminasi Terhadap Penderita Sinusitis Maksilaris Dan Sinusitis Frontalis Di Poli Tht Rsud Dr. Zainoel Abidin. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 12(2), 63-67.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Rinosinusitis Kronik. Diakses dari: https://kemkes.go.id/app_asset/ file_content_download/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Sinusitis Kronis. Diakses dari: https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2896/sinusitis-kronis.

Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir. (2023). Keselamatan Radiasi Dalam Penggunaan Iradiator. Peraturan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir. Diakses dari: https://jdih.bapeten.go.id/unggah/dokumen/peraturan/350-full.pdf

Kwon, E., Hathaway, C., & Sutton, A. E. (2025). Acute sinusitis. In StatPearls [internet]. StatPearls Publishing.

Lloyd, G. A. S. (1989). Diagnostic imaging of the nose and paranasal sinuses. The Journal of Laryngology & Otology, 103(5), 453-460.

Long, B. W., Rollins, J. H., & Smith, B. J. (2018). Merrill's Atlas of Radiographic Positioning and Procedures E-Book: Volume 3. Elsevier Health Sciences.

Martini, A. A. K., Sulistiawati, I. D. A. N., & Sumaryatni, N. P. (2025). Perbedaan Kontras Radiografi Pada Hasil Foto Rontgen Periapikal Gigi Molar Rahang Bawah Dengan Penggunaan Tegangan Listrik 60 kVp dan 70 kVp di RSGM Saraswati Denpasar. Proceeding of Bali Dental Science and Exhibition, 593-602.

Nabilah, N., Prastanti, A. D., & Darmini, D. (2023). Prosedur Pemeriksaan Radiografi Sinus Paranasal (Spn) Dengan Kasus Sinusitis. JRI (Jurnal Radiografer Indonesia), 6(1), 32-37.

Patel, P. R. (2010). Lecture notes. Radiology. 3rd edition. Diakses dari: https://www.dknowledge.co.ke/sass/notes/docs/

Putri, Y. P. (2021). Pengujian Kontak Tabir Penguat Dengan Film Radiografi Di Instalasi Radiologi Rsud Petala Bumi (Doctoral Dissertation, Universitas Awal Bros).

Rahmadessy, D. (2019). Perbandingan Hasil Radiografi Sinus Paranasal Metode Waters Open Mouth dan Close MouthDI RS Dr. Suyoto.

Rusli, R. H., Ariyanto, B., Malisngorar, M. S., & Tunny, I. S. (2023). Kendali Mutu (Quality Control) Pada Computed Radiology (CR). Medical Laboratory Journal, 1(3), 01-11.

Saia, D. A. (2008). Radiography PREP. 5th edition. The Mc Graw-Hill Companies, Inc. Diakses dari: https://books.google.co.id/books/about/Radiography_PREP_Program_Review_and_Exam.html?id=-lU49r404bIC&redir_esc=y

Salsabila, H., Hidayat, W., Nurbaiti, N., & Sari, G. (2023). Perbedaan Proyeksi Pemeriksaan Radiografi Sinus Paranasal Pada Klinis Sinusitis Di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 9(1), 36-42.

Shah, R. K., Dhingra, J. K., Carter, B. L., & Rebeiz, E. E. (2003). Paranasal sinus development: a radiographic study. The Laryngoscope, 113(2), 205-209.

Sholeh, I. W. A. (2023). Asuhan Keperawatan gangguan Kebutuhan Aman Nyaman Pada Pasien Sinusitis Maksilaris Di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung Tahun 2023 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Tanjung karang).

Snell, R. S., Sugiharto, L., Suwahjo, A., & Liestyawan, Y. A. (2012). Anatomi Klinis Berdasarkan Sistem. Jakarta: EGC. Diakses dari: https://balaiyanpus.jogjaprov.go.id/opac/ detail-opac?id=257658

Suandayani, N. K. T., Sutapa, G. N., & Kasmawan, I. G. A. (2020). Quality control of X-rays with collimator and the beam alignment test tool. International Journal of Physical Sciences and Engineering, 4(3), 7-15.

Tata Laksana Rinosinusitis Kronik. Diakses dari: https://kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/1700095985655567f1a86002.43503003.pdf.

Yudha, S., & Dewilza, N. (2023). Radiografi Digital. Deepublish.

Zelviani, S. (2017). Kualitas citra pada direct digital radiography dan computed radiography. Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi, 11(1).

Downloads

Published

11.12.2025