Kegiatan promotif dan preventif tentang gambaran kadar kolesterol total terhadap tekanan darah
DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v5i10.1843
Hipertensi Kolesterol Pemberdayaan kader Penyuluhan kesehatan
Abstract
Background: Hypertension is one of the world's biggest health problems. It is a leading cause of morbidity and mortality worldwide. Cholesterol is a fatty metabolite containing sterol compounds and is concentrated in cell membranes throughout the body and the circulatory system. Elevated blood cholesterol levels (hypercholesterolemia) initiate a surge in body fat, which ultimately leads to increased blood pressure.
Purpose: To increase cadre knowledge about the impact of total cholesterol levels on blood pressure.
Method: This community service activity was carried out in Serang Village in June 2025. This activity involved 30 health cadres and 30 residents from the community as participants in the educational activity, as well as 6 residents who had high cholesterol and high blood pressure to become participants. Furthermore, the delivery of education about cholesterol and hypertension by a resource person from a General Practitioner at Banten Regional Hospital was communicative with interactive lectures and discussions and direct questions and answers. With a qualitative descriptive approach, the community service team measured the level of knowledge of 30 health cadres using a questionnaire before the educational activity (pre-test) and after the educational activity (post-test). Meanwhile, the 6 participants were monitored for their cholesterol and blood pressure levels for 1 month with a check-up duration of 1x every week. As an evaluation of the level of knowledge of the cadres, namely by comparing the pre-test and post-test scores.
Results: Shows that the average score of the cadre's knowledge level before the educational activity (pre-test) was 64 points and after the educational activity (post-test) it became 82.5 points. Measurement data from 6 participants in the 1st week obtained cholesterol levels of 221-319 mg/dL with systolic blood pressure of 160-227 mmHg and diastolic blood pressure of 88-136 mmHg. Meanwhile, the measurement results in the 4th week obtained cholesterol levels of 119-205 mg/dL with systolic blood pressure of 120-178 mmHg and diastolic blood pressure of 72-105 mmHg.
Conclusion: The educational and mentoring activities provided were highly effective in improving cadre understanding of cholesterol and hypertension. The increased knowledge among cadres indicated a significant improvement in cognitive abilities, enabling them to better understand and apply the educational findings. The mentoring activities for cholesterol control also positively contributed to hypertension sufferers and increased awareness of cholesterol control as a means of lowering blood pressure.
Keywords: Cadre Empowerment; Cholesterol; Health Education; Hypertension
Pendahuluan: Hipertensi salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia. Hipertensi merupakan salah satu penyebab morbiditas terbesar didunia. Kolesterol merupakan lemak hasil metabolit yang mengandung senyawa sterol dan banyak terkonsentrasi pada membran sel di dalam tubuh serta sistem sirkulasi. Peningkatan kadar kolesterol dalam darah (hiperkolesterolemia) mengawali terjadinya pelonjakan lemak tubuh yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan tekanan darah.
Tujuan: Meningkatkan pengetahuan kader tentang gambaran kadar kolesterol total terhadap tekanan darah.
Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Serang pada bulan Juni 2025. Dalam kegiatan ini melibatkan 30 orang kader kesehatan dan 30 warga dari masyarakat menjadi peserta dalam kegiatan edukasi, serta 6 orang warga masyarakat yang memiliki kadar kolesterol tinggi serta tekanan darah tinggi untuk menjadi partisipan. Selanjutnya penyampaian edukasi tentang kolesterol dan hipertensi oleh narasumber dari dokter Umum RSUD Banten secara komunikatif dengan ceramah interaktif dan diskusi serta tanya jawab langsung. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, tim pengabdian melakukan pengukuran tingkat pengetahuan 30 kader kesehatan dengan menggunakan kuesioner sebelum kegiatan edukasi (pre-test) dan setelah kegiatan edukasi (post-test). Sedangkan, kepada 6 partisipan dilakukan pemantauan kadar kolesterol dan tekanan darahnya selama 1 bulan dengan durasi pengecekan 1x setiap minggu. Sebagai evaluasi tingkat pengetahuan kader yaitu dengan membandingkan nilai pre-test dan post-test.
Hasil: Menunjukkan bahwa rerata skor tingkat pengetahuan kader sebelum kegiatan edukasi (pre-test) adalah 64 poin dan setelah kegiatan edukasi (post-test) menjadi 82.5 poin. Data hasil pengukuran dari 6 partisipan pada minggu ke-1 mendapatkan data kadar kolesterol sebesar 221-319 mg/dL dengan tekanan darah sistolik sebesar 160-227 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 88-136 mmHg. Sedangkan, hasil pengukuran pada minggu ke-4 mendapatkan data kadar kolesterol sebesar 119-205 mg/dL dengan tekanan darah sistolik sebesar 120-178 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 72-105 mmHg.
Simpulan: Kegiatan edukasi dan pendampingan yang diberikan sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman kader mengenai kolesterol dan hipertensi. Peningkatan pengetahuan kader mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan kognitif yang signifikan sehingga mampu memahami dan menerapkan hasil edukasi dengan lebih baik. Kegiatan pendampingan kontrol kadar kolesterol juga memberikan kontribusi positif terhadap penderita hipertensi dan meningkatkan kesadaran dalam pengendalian kolesterol sebagai upaya menurunkan tekanan darah.
Downloads
References
Ansar, J., & Dwinata, I. (2019). Determinan kejadian hipertensi pada pengunjung posbindu di wilayah kerja Puskesmas Ballaparang Kota Makassar. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan, 1(3), 28-35.
Ariningtyas, N. (2024). Penyuluhan Tentang Hipertensi dan Kolesterol Pada Wanita Usia Dewasa di Kutuasem Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta, 2(1), 7-14.
Dini, D., & Klimakterium, L. U. (2023). Prevalensi kejadian penyakit tidak menular (PTM). Jurnal Keperawatan Silampari, 6(2), 1032-1039.
Ekayanti, I. G. A. S. (2019). Analisis kadar kolesterol total dalam darah pasien dengan diagnosis penyakit kardiovaskuler. International Journal of Applied Chemistry Research, 1(1), 6-11.
Fadillah, M. A., & Murniawati, N. (2023). Gambaran Kadar Kolesterol Total pada Penikmat Kopi Susu Usia 20-50 Tahun di RT. 002 RW. 003 Desa Sirnagalih Kota Tangerang. Journal of Medical Laboratory Research, 1(2), 55-62.
Hamria, H., Mien, M., & Saranani, M. (2020). Hubungan Pola Hidup Penderita Hipertensi Dengan Kejadian Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Batalaiworu Kabupaten Muna. Jurnal Keperawatan, 4(01), 17-21.
Hidayati, S., Kumalasari, M. L. F., Kusumawati, E., & Andyarini, E. N. (2020). Hubungan kadar kolesterol dengan hipertensi pada pegawai di Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel. Indonesian Journal for Health Sciences, 4(1), 10-15.
Husen, F., Ratnaningtyas, N. I., Hidayah Khasanah, N. A., & Yuniati, N. I. (2022). Peningkatan kadar kolesterol dan usia pada ibu rumah tangga. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(2), 351-59.
Karwiti, W., Fitriana, E., Mustopa, R., & Siregar, S. (2022). Deteksi dini dan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kolesterol di wilayah kerja Puskesmas Depati VII Kabupaten Kerinci. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIKEMAS), 4(2), 82-88.
Lesar, I. F., Modjo, D., & Sudirman, A. A. (2023). Hubungan Antara Kadar Kolesterol Dalam Darah dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Pkm Tabongo Kabupaten Gorontalo. Jurnal Medika Nusantara, 1(2), 01-14.
Melati, F. D. P., Widiany, F. L., & Inayah, I. (2021). Asupan Lemak Jenuh dengan Kadar Kolesterol Low Density Lipoprotein pada Lansia Hiperkolesterolemia. JURNAL NUTRISIA, 23(1), 44-51.
Mukharomah, L., & Apriani, A. (2022). Perbedaan Kadar Trigliserida Pada Darah Hemolisis Dan Non Hemolisis. Jurnal Medical Laboratory, 1(1), 1-5.
Permatasari, R., Suriani, E., & Kurniawan, K. (2022). Hubungan Kadar Kolesterol Total Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Pada Usia≥ 40 Tahun. Jurnal Labora Medika, 6(1), 16-21.
Putri, E. B. F., Abbas, A., & Jayanti, K. D. (2025). Hubungan Kadar Kolesterol dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Desa Silir Kabupaten Kediri. Jenggala: Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan, 4(1), 22-28.
Rohmani, R., Rumaseb, E., & Apay, F. (2023). Hubungan Kadar Kolesterol Total dengan Kejadian Derajat Hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Merauke. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(12), 3906-3917.
Sinaga, E. M., & Musyabiq, S. (2024). The Relationship of Cholesterol Levels with Hypertension. Medical Profession Journal of Lampung, 14(2), 260-265.
Solikin, S., & Muradi, M. (2020). Hubungan kadar kolesterol dengan derajat hipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Sungai Jingah. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (Jksi), 5(1), 143-152.
Tika, T. T. (2021). Pengaruh pemberian daun salam (Syzygium polyanthum) pada penyakit hipertensi: sebuah studi literatur. Jurnal medika hutama, 3(01 Oktober), 1260-1265.
Umar, T. P., & Mariana, M. (2021). Correlation Between Total Cholesterol Level with Blood Pressure of Hypertensive Patients in Kalidoni, Palembang. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 207-212.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JOURNAL of Public Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








