Peran kader dalam skrining balita sebagai upaya akselerasi penurunan stunting di Desa Karanganyar Kabupaten Pekalongan
DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v5i6.1290
Kader Posyandu Skrining balita Stunting
Abstract
Background: Stunting is a chronic nutritional problem that has long-term impacts on child growth and development and the future quality of human resources. Karanganyar Village in Pekalongan Regency is recorded as one of the areas with the highest prevalence of stunting, thus requiring the active role of Posyandu cadres in toddler screening activities to detect and address stunting early.
Purpose: To identify the role of Posyandu cadres in toddler stunting screening activities as part of efforts to accelerate stunting reduction.
Method: This study used a descriptive qualitative method with data collection techniques including in-depth interviews, participant observation, and documentation. Informants consisted of 5 active cadres as primary informants, 2 health workers as supporting informants, and 10 mothers of toddlers as triangulation informants. Sampling techniques used purposive and accidental sampling.
Results: Integrated Health Service Post (Posyandu) cadres play a role in basic health services, early detection of nutritional disorders, and recording and reporting toddler growth data. Despite obstacles such as limited measuring instruments, minimal training, and a lack of incentives, cadres continue to demonstrate a high level of commitment to their duties.
Conclusion: The role of cadres in toddler stunting screening activities significantly impacts the success of stunting reduction programs. However, this success requires ongoing training, logistical support, and an adequate incentive system.
Suggestion: The role of cadres is needed through policies that provide technical, structural, and social support so they can optimally and sustainably carry out their functions in stunting prevention efforts.
Keywords: Posyandu cadres; Stunting; Toddler screening
Pendahuluan: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak dan masa depan kualitas sumber daya manusia. Desa Karanganyar di Kabupaten Pekalongan tercatat sebagai salah satu wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi, sehingga diperlukan peran aktif dari kader Posyandu dalam kegiatan skrining balita untuk mendeteksi dan menanggulangi stunting sejak dini.
Tujuan: Untuk mengidentifikasi peran kader Posyandu dalam kegiatan skrining balita stunting sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan terdiri dari 5 kader aktif sebagai informan utama, 2 petugas kesehatan sebagai informan pendukung, dan 10 ibu balita sebagai informan triangulatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive dan accidental sampling.
Hasil: Kader Posyandu menjalankan peran dalam pelayanan kesehatan dasar, deteksi dini gangguan gizi, serta pencatatan dan pelaporan data pertumbuhan balita. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan alat ukur, minimnya pelatihan, dan kurangnya insentif, kader tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam menjalankan tugasnya.
Simpulan: Peran kader dalam kegiatan skrining balita stunting memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan program penurunan stunting. Namun, keberhasilan ini perlu ditunjang oleh pelatihan berkelanjutan, dukungan logistik, dan sistem insentif yang memadai.
Saran: Diperlukan penguatan peran kader melalui kebijakan yang mendukung secara teknis, struktural, dan sosial agar mereka dapat menjalankan fungsinya secara optimal dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan stunting.
Downloads
References
Adinugraha, H. H., Ali, J., Aji, A. N., & Riyanto, A. A. (2025). Pendampingan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim di Desa Bodas Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Masyarakat. Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 30-40.
Amalia, A. A., Tiwery, I. B., Widiansari, F. E., & Purnamasari, J. (2024). Permasalahan dan Kebutuhan Kesehatan Terkait Pencegahan Stunting. Penerbit NEM.
Arisara, G. (2024). Promosi Kesehatan: Pendekatan Intervensi dalam Pendidikan Kesehatan. Penerbit NEM..
Fitrianingsih, A. D. R., Rizkika, M. A., Musyaropah, N., & Anggrahini, S. G. (2025). Peningkatan Keterampilan Pengukuran Antropometri Kader Posyandu Sebagai Upaya Deteksi Dini Stunting: Improving The Anthropometric Measurement Skills Of Posyandu Cadres, As An Effort To Detect Early Stunting. Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 221-232.
Ginting, T. T. M., & Insandi, A. M. (2024). Implementasi Recording Data Produksi Secara Komputerisasi di Peternakan Namorambe. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari, 1(4), 94-99.
Harahap, R. A. (2017). Pengaruh faktor predisposing, enabling dan reinforcing terhadap pemberian imunisasi Hepatitis B pada bayi di Puskesmas Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir. Jumantik (Jurnal ilmiah penelitian kesehatan), 1(1), 79-103.
Hikmah, F., Amareta, D. I., Yulianti, A., & Warsito, H. (2024). Optimalisasi Pelayanan 5 Meja Di Posyandu Melalui Pelatihan Kader Kesehatan Untuk Mendukung Skrining Stunting. Jurnal Pengabdian Teknologi Informasi dan Kesehatan (DIANKES), 2(2), 32-38.
Imani, N. (2020). Stunting pada anak: kenali dan cegah sejak dini. Hijaz Pustaka Mandiri.
Johan, W., Maulida, E. M., Aryanti, R. D., Wulandari, A. E., Nanta, R. Y., Nugroho, N. P., & Susanto, I. (2024). Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Kader Posyandu serta Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting di Posyandu Balita Sehat, Boyolali. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(4), 1618-1628.
Kusuma, C., Fatmasari, E., Wulandari, J., Dewi, P., Pahlevi, R., Djiara, S., & Katmawati, S. (2021). Literature review: Peran kader posyandu terhadap pemberdayaan masyarakat. In Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone.
Kusumawardani, A. S., & Muljono, P. (2018). Hubungan Sikap dan Motivasi Kerja dengan Kinerja Kader Posyandu (Kasus: Desa Coper dan Desa Kutuwetam, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo). Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 2(2), 223-238.
Manggala, T., Suminar, J. R., & Hafiar, H. (2021). Faktor-Faktor Keberhasilan Program Promosi Kesehatan “Gempur Stunting” Dalam Penanganan Stunting di Puskesmas Rancakalong Sumedang. CoverAge: Journal of Strategic Communication, 11(2), 91-102.
Maryami, A., Marbun, J., Aritonang, N., Supiadi, E., & Ismudiyarti, Y. (2015). Peran Lembaga Kesejahteraan Sosial Dalam Penanganan Penyalahgunaan Napza Di Jawa Barat. Pekerjaan Sosial, 14(1).
Nugraha, F. M., & Choiriyah, I. U. (2024). Implementasi Program Posyandu Lanjut Usia (Lansia) Di Desa KedungBanteng Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik), 12(1), 28-44.
Pemerintah Kota Pekalongan. (2025). Angka Stunting Kota Pekalongan Turun, Komitmen Terus Dilanjutkan. Diakses dari: https://pekalongankota.go.id/berita/angka-stunting-kota-pekalongan-turun-komitmen-terus-dilanjutkan.html
Prasetiowati, L., Sulistiawati, S., Fatmaningrum, W., Kurniawati, E. M., Anomsari, H. D., & Rimbun, R. (2023). Enhancement of Mothers and Cadre Roles in First 1.000 Days of Life as Stunting Prevention and Detection at the Morokrembangan Primary Health Center Surabaya. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service), 7(2), 252-263.
Putra, B. D. M., & Yusran, R. (2024). Implementation Of The Stunting Reduction Policy In The Bukit Surungan District Of Padang Panjang City: Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting Di Kelurahan Bukit Surungan Kota Padang Panjang. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 8(2), 1356-1367.
Rahmawati, A. I., & Wahjuni, C. U. (2014). Factors Affecting Completeness Basic Immunization Village District of North Krembangan. Jurnal Berkala Epidemiologi, 2(1), 59-70.
Sari, N. L. A. Y. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan Kesehatan di Dusun Dasan Geres Kabupaten Lombok Barat. Nuras: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 74-80.
Sarosa, S. (2021). Analisis data penelitian kualitatif. Pt Kanisius.
Utami, W. A., Redjeki, E. S., Rachmawati, W. C., & Gayatri, R. W. (2023). Hubungan Faktor Predisposing, Enabling, Reinforcing terhadap Pelaksanaan Program Promosi Kesehatan Ibu dan Anak di Pondok Kesehatan Desa Gambiran Kabupaten Tulungagung. Sport Science and Health, 5(7), 723-738.
World Health Organization. (2025). Joint child malnutrition estimates. The Global Health Observatory. Diakses dari: https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/joint-child-malnutrition-estimates-unicef-who-wb.
Zuhdi, A. I. A., Sabella, R. I., Tjahjuadi, E., & Kurniawati, R. (2025). Peningkatan Kesadaran tentang Pentingnya Imunisasi melalui Kampanye Kesehatan Ibu dan Anak: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 951-961.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JOURNAL of Public Health Concerns

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








