Pengaruh edukasi mobilisasi dini dengan media audiovisual dalam dukungan keluarga pada pasien post operasi

DOI: https://doi.org/10.56922/phc.v5i5.1168

Authors

  • Inayah Maula Politeknik Kesehatan Tanajungkarang
  • Sunarsih Sunarsih Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjungkarang
  • Tori Rihiantoro Politeknik Kesehatan Tanjungkarang

Audiovisual Dukungan keluarga Mobilisasi dini Pasien post operasi

Abstract

Background: Based on interviews with postoperative patients in the digestive surgery room at General Ahmad Yani Regional Hospital, many are reluctant to undergo early mobilization due to a lack of family support. This lack of family knowledge regarding postoperative patient care, particularly regarding early mobilization, leads to a lack of family support for early mobilization, which can increase the risk of postoperative complications.

Purpose: To determine the effectiveness and influence of education using audiovisual media on early mobilization in postoperative patients.

Method: This activity was conducted at General Ahmad Yani Regional Hospital, Metro, Lampung Province, from April 15 to May 15, 2025. This activity was a quasi-experimental study using a non-equivalent control group design with a posttest only approach. The population in this study were postoperative patients undergoing general anesthesia at General Ahmad Yani Regional Hospital, Metro, Lampung Province. Using a non-probability sampling technique, 30 respondents were selected as the control group and 30 respondents as the experimental group. The experimental group received an intervention in the form of education using audiovisual media to implement early mobilization.

Results: Data showed that the majority of control group respondents (18 (60.0%) received good family support, while the majority of experimental group respondents (26 (86.7%) received good family support. The p-value was 0.041 with an OR of 4.333. The p-value was 0.041 (p<0.05) and the odds ratio (OR) was 4.333, indicating that families of patients who received audiovisual education were 4.33 times more likely to provide good support.

Conclusion: The audiovisual-based educational approach not only increased knowledge but also influenced family attitudes and behaviors in responding to postoperative patient needs, thus providing better motivation for early mobilization.

Suggestion: It is hoped that future activities can create more engaging educational videos so that this audiovisual education method can have a more significant effect.

Keywords: Audiovisual; Early mobilization; Family support; Postoperative patients

Pendahuluan: Berdasarkan wawancara pasien pasca operasi di ruang bedah digestif RSUD Jend. Ahmad Yani banyak yang enggan untuk melakukan mobilisasi dini karena kurangnya dukungan dari keluarga. Minimnya pengetahuan keluarga tentang perawatan pasien pasca operasi terutama tentang mobilisasi dini pasien post operasi menyebabkan kurangnya dukungan keluarga terhadap anggota keluarga dalam pelaksanaan mobilisasi dini pasca operasi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi pasca operasi.

Tujuan: Untuk memgetahui efektifitas dan pengaruh edukasi dengan media audiovisual dalam pelaksanaan mobilisasi dini pada pasien post operasi.

Metode: Kegiatan ini dilaksanakan di RSUD. Jend. Ahmad Yani Metro Provinsi Lampung pada 15 April – 15 Mei 2025. Kegiatan ini adalah quasy eksperiment (ekperimen semu) dengan pendekatan non-equivalent control group design with posttest only. Populasi pada penelitian ini adalah pasien post operasi dengan general anestesi RSUD. Jend. Ahmad Yani Metro Provinsi Lampung. Dengan menggunakan teknik non-probability sampling, mendapatkan 30 responden sebagai kelompok kontrol dan 30 responden sebagai kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen diberikan intervensi berupa edukasi dengan menggunakan media audiovisual dalam menerapkan mobilisasi dini.

Hasil: Mendapatkan data bahwa sebagian besar responden kelompok kontrol yang mendapatkan dukungan keluarga dalam kategori baik sebanyak 18 (60.0%), sebagian besar juga untuk responden yang mendapat dukungan keluarga kelompok eksperimen dalam kategori baik sebanyak 26 (86.7%), dan mendapatkan pValue=0.041 dengan nilai OR=4.333. Dengan mendapatkannya nilai p=0.041 (p<0.05) dan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 4.333, yang berarti keluarga dari pasien yang menerima edukasi dengan media audiovisual memiliki kemungkinan 4.33 kali lebih besar untuk memberikan dukungan yang baik.

Simpulan: Pendekatan edukatif berbasis audiovisual tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memengaruhi sikap dan perilaku keluarga dalam merespons kebutuhan pasien pasca operasi sehingga memberikan motivasi yang lebih baik pada tindakan mobilisasi dini.

Saran: Diharapkan untuk kegiatan selanjutnya dapat mengkreasikan video edukasi menjadi lebih menarik lagi sehingga metode edukasi dengan media audiovisual berupa video ini dapat memberikan efek yang lebih signifikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., Munthe, S. A., Hulu, V. T., Budiastutik, I., Faridi, A., Ramdany, R., Fitriani, R. J., Tania, P. O. A., Rahmiati, B. F., Lusiana, S. A., Susilawaty, A., Sianturi, E., Suryana, S. (2021). Metodologi penelitian kesehatan. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Amalia, A., & Yudha, F. (2020). Hubungan dukungan keluarga dengan pelaksanaan mobilisasi dini pada pasien post operasi di ruang bedah RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM Kalianda Lampung Selatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 1(1).

Amruddin, A., Priyanda, R., Agustina, T. S., Ariantini, N. S., Rusmayani, N. G. A. L., Aslindar, D. A., Ningsih, K. P., Wulandari, S., Putranto, P., Yuniati, I., Untari, I., Mujiani, S., & Wicaksono, D. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif. Sukoharjo: Pradina Pustaka.

Anita, S., Bancin, D., Sitorus, F., & Ginting, N. (2024). Pemahaman ibu dan dukungan keluarga dengan mobilisasi awal pasca sectio caesarea. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), 174–180.

Arif, M., Yuhelmi, Y., & Demur, D. R. D. N. (2021). Pelaksanaan mobilisasi dini berpengaruh terhadap proses penyembuhan luka pasien post laparatomi. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 4(2), 24-29.

Cesaria, F. A. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan mobilisasi dini pada pasien post operasi fraktur femur di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2023. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tanjungkarang.

Fitriani, A., Widianti, W., Lismayanti, L., Firmansyah, A., & Hamdani, D. (2023). Latihan mobilisasi untuk meningkatkan proses pemulihan pasca operasi laparatomi pada pasien peritonitis. HealthCare Nursing Journal, 5(1), 529–537.

Herlinadiyaningsih, H., Arisani, G., & Lucin, Y. (2024). Efektivitas edukasi dengan media video terhadap perilaku mobilisasi dini pada ibu nifas post sectio caesaria. Jurnal Kebidanan Indonesia, 15(2), 110-122.

Indrawan, R., & Yaniawati, P. (2016). Metodologi penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan campuran untuk manajemen, pembangunan, dan pendidikan. Bandung: Refika Aditama.

Indrayani, L., Yuliana, D., & Widyaningsih, R. (2022). Pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan dan sikap keluarga dalam perawatan luka pasca operasi. Jurnal Keperawatan BSI, 5(1), 1–9.

Jessica, E., Handayani, R. N., & Firdaus, E. K. (2024). Pengaruh pemberian edukasi mobilisasi dini terhadap tingkat pengetahuan pada pasien pasca spinal anastesi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(2), 779–804.

Juliani, N. P., Hartati, D., Anam, K., & Meihartati, T. (2024). The effectiveness of preoperative educational videos on self efficacy and early mobilization implementation in post sectio caesarea mothers. Midwifery Science , 12(1),

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pelatihan Penatalaksanaan Keperawatan Perioperatif Bagi Perawat Kamar Bedah Di Rsud Simpang Lima Gumul Kediri. Smart Emergency And Training Center. Diakses dari: https://lms.kemkes.go.id/courses/43d1b942-1a3f-4302-a8ab-ec7fbe0b5aca.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Diakses dari: https://kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/172231123666a86244b83fd8.51637104.pdf

Metasari, D., & Rahmawati, D. T. (2023). Mobilisasi dini dalam penanganan nyeri dan luka pasca operasi sectio caessarea. Jakarta: Sagung Seto.

Mulyana, H., & Rahmawati, A. (2022). Dukungan keluarga anak stunting dan TB-MDR. Tasikmalaya: Langgam Pustaka.

Murdiman, N., Harun, A. A., & Solo, T. P. (2019). Hubungan pemberian informed consent dengan kecemasan pada pasien pre operasi appendisitis di ruang bedah BLUD Rumah Sakit Konawe. Jurnal Keperawatan, 2(03), 1–8.

Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: IKAPI

Novrianti, E., Ikhsan, I., & Rahmawati, S. (2022). Pengaruh edukasi melalui media audio visual terhadap pengetahuan pasien hipertensi di Puskesmas Sambirejo. Mitra Raflesia (Journal of Health Science), 14(2), 59–64.

Nurlaelasari, D., Herawati, I., & Ermanto, B. (2023). Perbedaan efektivitas edukasi media leaflet dan audiovisual terhadap pengetahuan perawatan luka operasi pada ibu nifas post sectio caesarea. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 9(Supp-1),

Oktaviani, A. T., Kusumajaya, H., & Agustiani, S. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka post operasi. Jurnal Penelitian Perawatan Profesional, 5(4), 1703-1712.

Pelani, H., Yeni, R. F., & Ahmalia, R. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan pelaksanaan mobilisasi pada pasien post operasi di ruang bedah. Nan Tongga Health and Nursing, 18(2), 79–86.

Qaryati, S. N. E., Basit, M., & Lathifah, N. (2021). Efektivitas edukasi dengan media berbasis audio visual terhadap pengetahuan keluarga tentang ROM (Range Of Motion) pada pasien stroke: Literature review. Journal of Nursing Invention, 2(1), 56–65. Diakses dari: https://karya.brin.go.id/id/eprint/13761/1/Jurnal_Siti_Universitas%20Sari%20Mulia_2021.pdf

Rohanah, R., Ardi, N. B., & Saswati, Y. (2024). Hubungan dukungan keluarga dengan pelaksanaan mobilisasi dini pasien pasca operasi sectio caesarea di ruang maternitas RSUD Kabupaten Tangerang. Prosiding SEMLITMAS: Diseminasi Penelitian Pengabdian Masyarakat. 1(1), 381–389.

Saleh, S. N. H. (2020). Analisis pemberian mobilisasi dini post sectio caesarea dengan proses penyembuhan luka operasi di ruang nifas Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kota Mobagu. Jurnal IMJ: Indonesia Midwifery Journal), 4(1), 1-5.

Sari, N. L. P. D. Y., Martini, N. M. D. A., Darmaja, K., Satryani, N. L. S., & Dewi, I. G. K. (2022). Efektifitas media edukasi berbasis audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap keluarga lansia hipertensi dalam mencegah COVID-19. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 10(1), 18–26.

Sartika, D., Sibero, J. T., & Nurbaiti, N. (2024). Hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pelaksanaan mobilisasi dini pada ibu post SC di RSU Bandung. JUBIDA (Jurnal Kebidanan), 3(1), 32–40.

Sasmito, P., Ahmadi, A., Mulyati, L., Prasetya, F. I., Maryam, A., Sujana, T., & Elis, A. (2024). National early warning system adherence: Is nurses’ clinical competence involved associated with protocol in a hospital in Indonesia?. Malahayati International Journal of Nursing and Health Science, 7(2), 242-250.

Subagio, & Suhartini, T. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan mobilisasi dini pada pasien sectio caesarea di RSUD Besuki. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(3), 35–40.

Tazreen, R., Nelson, G., & Twomey, R. (2021). Early mobilization in enhanced recovery after surgery pathways: Current evidence and recent advancements. Journal of Comparative Effectiveness Research, 11(2), 121–129.

World Health Organization. (2023). World Health Statistics 2023. Monitoring health for the SDGs. Diakses dari: https://cdn.who.int/media/docs/default-source/gho-documents/world-health-statistic-reports/2023/world-health-statistics-2023_20230519_.pdf

Yuliana, Y., Johan, A., & Rochana, N. (2021). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka dan peningkatan aktivitas pasien postoperasi laparatomi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(1), 238-249.

Downloads

Published

22.07.2025