Ketidakteraturan pola makan dengan kejadian dispepsia pada remaja

DOI: https://doi.org/10.56922/mchc.v2i2.303

Authors

  • Asep Aep Indarna Fakultas Ilmu Dan Teknologi Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi
  • Suryadi Suryadi Fakultas Keperawatan Universitas Bhakti Kencana Bandung

Dyspepsia Ketidakteraturan Pola makan Remaja

Abstract

Background: Dyspepsia is a collection of symptoms in the form of pain or burning sensation in the epigastrium, a feeling of bloating, feeling full quickly, a feeling of fullness in the stomach which can be accompanied by nausea. Irregular eating patterns can lead to the emergence of various types of diseases due to an imbalance in the body factor that influences influence the incidence of dyspepsia syndrome. Dyspepsia syndrome is included in the top 10 diseases in West Java Province, precisely in Kabupaten Bandung, which is in first place in January, with 410 cases.

Purpose: To identify the relationship between irregular eating patterns and the incidence of dyspepsia in adolescents in the working area of the Rancaekek Public Health Center.

Methods: This study used an observational analytic research design with a cross-sectional study approach (cross-sectional study). The number of cases used was 47 people from a total population of 89 people. The sample collection technique was using purposive sampling, with data collection using a questionnaire totaling 26 questions through the Google form. The analysis used univariate and bivariate with a Chi-square test.

Results: The results of the analysis showed that most of the respondents (53.2 percent) had irregular eating patterns. Most of the respondents as much as 72.3 percent experienced dyspepsia syndrome. There is a relationship between eating disorders and dyspepsia volume (p-value 0.001).

Conclusion: There is a relationship between eating disorders and dyspepsia syndrome in the working of the Rancaekek Public Health Center.

Pendahuluan: Dyspepsia merupakan kumpulan dari gejala berupa nyeri atau rasa terbakar di epigastrium , rasa kembung, cepat merasa kenyang, perut terasa penuh bisa disertai mual. Ketidakteraturan pola makan dapat mengakibatkan timbulnya berbagai jenis penyakit karena terjadi ketidakseimbangan dalam tubuh serta merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian sindrom dyspepsia. Sindrom dyspepsia masuk dalam 10 besar penyakit yang terdapat di Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Bandung yang berada pada urutan pertama pada bulan Januari yaitu sebanyak 410 kasus.

Tujuan: Mengidentifikasi hubungan ketidakteraturan pola makan dengan kejadian dyspepsia pada remaja di wilayah kerja puskesmas Rancaekek.

Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik observasional dengan pendekatan studi cross sectional (studi potong lintang). Jumlah sampel yang digunakan adalah 47 orang dari total populasi 89 orang. Teknik pengumpulan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berjumlah 26 pertanyaan melalui google formulir. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji Chi-square.

Hasil: Hasil analisa menunjukan sebagian besar responden 53,2 persen memiliki pola makan tidak teratur. Sebagian besar responden sebanyak 72,3 persen mengalami sindrom dispepsia. Ada hubungan antara ketidakteraturan makan dengan sindrom dispepsia (p value 0,001).

Simpulan: Terdapat hubungan antara ketidakteraturan makan dengan sindrom dispepsia di wilayah kerja Puskesmas Rancaekek.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajjah, B. F. F., Mamfaluti, T., & Putra, T. R. I. (2020). Hubungan pola makan dengan terjadinya gastroesophageal reflux disease (GERD). Journal of Nutrition College, 9(3), 169-179.

Bestari, I. P., Rizal, F., & Lubis, S. Y. (2020). Hubungan Pola Makan terhadap Kejadian Dispepsia di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. Kandidat: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan, 2(1), 6-73.

Dewi, A. (2017). Hubungan Pola Makan Dan Karakteristik Individu Terhadap Sindrom Dispepsia Pada Mahasiswa Angkatan 2015 dan 2016 Fakultas Kedokteran Univeritas Hasanuddin. Universitas Hasanuddin.

Dinas Kesehatan Kota Bandung. (2020). “Profil Dinas Kesehatan Kota Bandung Tahun 2019.” Di akses dari: https://dinkes.bandung.go.id/wp-content/uploads/2020/09/Profil-Kesehatan-Kota-Bandung-Tahun-2019.pdf.

Giringan, F., Prihanto, E. S. D., & Ambar, E. (2021). Karakteristik Penderita Dispepsia Di Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Chasan Boesoirie. Kieraha Medical Journal, 3(1), 21-27.

Irfan, W. (2019). Hubungan Pola Makan dan Sindrom Dispepsia Pada Mahasiswa Pre Klinik Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2019 (Bachelor's thesis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta-FK).

Irianto, K. (2015). Memahami berbagai macam penyakit. Bandung: Alfabeta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. ( 2018 ) Profil Kesehatan. https://www.google.com/search?q=Profil+Kesehatan,+2018&source=lmns&bih=625&biw=1280&rlz=1C1ASRM_enID969ID969&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwiwv4WrlfH8AhWZwnMBHbqNCzAQ_AUoAHoECAEQAA

Nugroho, R. (2018). Gambaran Karakteristik Pasien Dengan Sindrom Dispepsia Di Puskesmas Rumbai.

Permana, S., & Nugraha, N. D. (2020). Perancangan Media Edukasi Dispepsia Untuk Kesehatan Lambung Terhadap Remaja Di Kota Bandung. e-Proceedings of Art & Design, 7(2).

Purnamasari, D. (2014). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II Edisi VI. InternaPublishing. Jakarta.

Putri, I. S., & Widyatuti, W. (2019). Stres dan gejala dispepsia fungsional pada remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(2), 203-214.

Saftarina, F. (2019). Kejadian sindrom dispepsia pada perawat di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. Journal Medulla, 8(2), 27-32.

Sari, E. K., Hardy, F. R., Karima, U. Q., & Pristya, T. Y. R. (2021). Faktor risiko sindrom dispepsia pada remaja wilayah kerja puskesmas kecamatan palmerah. Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 9(3), 431-446.

Sari, E. K., Hardy, F. R., Karima, U. Q., & Pristya, T. Y. (2020). Faktor Risiko Sindrom Dispepsia Pada Remaja Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Palmerah Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 9(3).

Sitompul, I. M. (2021). Hubungan Pola Makan dan Karakteristik Individu Terhadap Sindrom Dispepsia pada Mahasiswa Angkatan 2019 dan 2020 Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).

Sumarni, S., & Andriani, D. (2019). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Dispepsia. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 2(1), 61-66.

Tamimi, L. H., Herardi, R., & Wahyuningsih, S. (2020). Hubungan antara Tingkat Stres Akademik dengan Kejadian Dispepsia pada Siswa Kelas XII IPA di SMA Negeri 81 Kota Jakarta Timur Tahun 2019. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 7(3), 143-148.

Tiana, A., Susanto, S., Elena, I. M., & Hudyono, J. (2017). Hubungan antara sindroma dispepsia dengan pola makan dan jenis kelamin pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas kristen krida wancana angkatan 2013. Jurnal kedokteran meditek.

Word Health Organization.(2015). Maternal Mortality. In Geneva (Ed.),Reproduction Health And Research. World Health Organization.

Wibawani, E. A., Faturahman, Y., & Purwanto, A. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dispepsia Pada Pasien Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam Di Rsud Koja (Studi Pada Pasien Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam Di Rsud Koja Tahun 2020). Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 17(1).

Wijaya, I., Nur, N. H., & Sari, H. (2020). Hubungan Gaya Hidup Dan Pola Makan Terhadap Kejadian Syndrom Dispepsia Di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar. Jurnal Promotif Preventif, 3(1), 58-68.

Downloads

Published

2023-02-12